Antara Vina Panduwinata, Trie Utami & Ruth Sahanaya

Continue reading

Advertisements

Mengenang Andika – A Tribute To Kerispatih Ala Jazz Mben Senen

Komunitas Jazz Mben Senen kembali mengadakan acara tematik. Kali ini mereka mengapresiasi karya-karya Badai di Kerispatih, A Tribute To Kerispatih. Acara ini diadakan dalam rangka mengenang Andika, sang bassist, yang meninggal dunia pada tanggal 10 April yang lalu. Continue reading

15 Tahun Kerispatih – Dukungan Sepanjang Usia

Setiap pertambahan usia selalu dirayakan. Setiap pertambahan usia selalu ada harapan. Tak terkecuali pada sebuah band yang terus berkarya dan dalam perjalanannya mengalami perubahan berada di atas lalu di bawah. Hampir semua band mengalaminya termasuk Kerispatih. Continue reading

Andika Putrasahadewa – Pergi Dengan Indah

Hari ini, sebagaimana hari-hari lainnya, saya membuka hari dengan optimisme dan penuh semangat sampai menjelang tengah hari ketika salah satu anggota grup diskusi telepon pintar Mahapatih menyampaikan kabar duka yang menyesakkan. Tak percaya tapi nyata. Andika Putrasahadewa, bassist Kerispatih telah berpulang. Lemas seketika. Optimisme dan semangat berubah menjadi lunglai. Seorang idola yang berubah menjadi menjadi teman begitu cepat berpulang. Continue reading

Badai Romantic Project – Terakhir Untuk Selamanya

Setelah melamar, apa jenjang berikutnya dalam sebuah hubungan cinta? Menikah. Menikah adalah pengucapan janji setia sehidup semati. Inilah yang hendak disampaikan Badai Romantic Project (BRP) lewat single ketiga band ini, “Terakhir Untuk Selamanya”. Lagu ciptaan Doadibadai Hollo ini menyambung karya lain yang telah dirilis sebelumnya, “Tak Denganku” (2016) dan “Melamarmu” (2017). Continue reading

Seruputan Kopi Optimisme Rocker

Sudah lama saya tak mengisi kolom A Cup Of Tea di sini.

Seminggu yang lalu, ada obrolan dengan seorang rocker. Dia dikenal dengan Cella Kotak. Pertemuan ini adalah pertemuan yang tertunda beberapa kali karena dia hanya satu sampai tiga hari saja berada di tengah keluarga. Selebihnya dia sibuk bekerja dari panggung ke panggung di seluruh Indonesia. Continue reading

Seandainya Aku Bisa Terbang – The KadriJimmo

Tidaklah mudah menginterpretasi ulang sebuah lagu yang memiliki branding yang sangat kuat apalagi lagu yang dibawakan oleh penyanyi asli, baik penyanyi solo atau group, sangat melekat dan terus melahirkan fans baru bagi penyanyi aslinya itu. Lagu “Seandainya Aku Bisa Terbang” ciptaan Yovie Widianto yang pertama dinyanyikan oleh group yang dipimpinnya, Kahitna, sangatlah melekat di benak pendengar musik Indonesia. Lagu yang dirilis di tahun 1994 di album pertama Kahitna, Cerita Cinta, sampai saat ini masih dinyanyikan banyak orang. Saat Kahitna manggung, lagu ini termasuk yang ditunggu. Continue reading