Teman Lama

Pertemuan pertama dengan artis tak jarang diikuti pertemuan selanjutnya. Ini terjadi karena koleksi yang bertambah dan ada koleksi yang belum ditandatangani pada pertemuan sebelumnya. Dan ketika terjadi pertemuan selanjutnya, saya tak lagi membutuhkan usaha sekeras pertemuan pertama. Barisan prosedur bisa dilewati. Beberapa artis yang ingat saya, bahkan seperti bertemu teman lama. Kami mengobrol lebih asik.

Beberapa kali bertemu artis yang sama untuk kedua atau ketiga kalinya, pembicaraan jadi lebih akrab. Pembicaraan lebih banyak tentang karya-karya mereka. Makin saya menggali karya-karya mereka, makin saya tau dan makin cinta pada musik Indonesia. Banyak yang bisa saya ketahui dari sana.

Dari perjumpaan & pembicaraan itu pula provokasi supaya saya memiliki digital diary di laman menjadi pemacu dan pemicu. Saran dari teman lama memang positif dan layak untuk direalisasi dan dieksekusi.

So, jika akhirnya digital diary ini hadir, itu karena peran beberapa musisi Indonesia yang awalnya adalah musisi idola yang karyanya saya koleksi namun kemudian hubungannya tak sekedar artis & fans tapi telah menjadi teman, teman baik, teman lama.

Trie Utami, Sesungguhnya, 1991
yogyakarta, 231012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s