WANTED: Lagu Anak-anak Untuk Anak Indonesia

Saya termasuk orang yang mengkhawatirkan pengaruh musik Indonesia terhadap perkembangan anak-anak Indonesia. Bagaimana tidak?

Dalam beberapa tahun ini, musik Indonesia berkembang sangat massive. Kuantitas menjadi prioritas sebagai tolok ukur keberhasilan kemajuan. Padahal, kuantitas bukanlah satu-satunya tolok ukur. Yang jarang diperhatikan oleh para industrialis adalah kualitas, salah satu tolok ukur yang tak kalah penting!

Hampir setiap hari, ruang rumah terisi aliran nada-nada musik. Hampir semua stasiun televisi memancarkan acara musik. Tapi, sayangnya, yang mengalir adalah lagu-lagu laku secara pasar – mendatangankan profit bagi perusahaan televisi maupun perusahaan rekaman – tapi isinya tidak mendidik. Lirik lagu yang terlalu mudah dicerna untuk level dewasa, berisi tentang cinta yang tidak jelas, perselingkuhan dan pesimisme mau tak mau mengalir ke telinga anak-anak yang belum waktunya mendapatkan isian kosakata seperti itu. Dan mereka ikut menyanyikan lagu-lagu yang bukan untuk usia mereka karena mereka ingin juga menunjukkan kemampuan ekspresi mereka. Padahal, sebenarnya, anak-anak membutuhkan lagu mereka sendiri! Sungguh memprihatinkan!

Keprihatinan tinggallah keprihatinan. Semua tau, semua prihatin, tapi tak ada yang dilakukan untuk mengubah keprihatinan ini. Pengamat musik sudah berbicara, pemerhati anak juga geleng-geleng kepala. Tapi, melawan kekuatan media seperti menggarami laut saja.

Jika Anda termasuk orang yang berpikir tentang lagu anak-anak yang baik, yang sesuai dengan dunia mereka, inilah salah satu album yang harus dipertimbangkan: The Dance Company for Kids.

Sebuah grup band yang terdiri dari orang-orang dewasa telah melahirkan satu album yang berisi lagu-lagu untuk anak-anak, The Dance Company for Kids. The Dance Company yang sebelumnya melahirkan album dengan hits “Papa Rock ‘n’ Roll” (2009) beranggotakan Ariyo Wahab, Baim Ibrahim, Nugie & Pongki Barata. Hasil karya mereka di album itu jelas untuk pendengar musik non anak-anak.

Keempat personil grup yang telah berkeluarga dan memiliki anak ini mungkin punya keprihatinan yang sama dengan banyak orang, rindu akan lagu anak-anak. Inilah yang mereka tangkap sebagai sebuah tantangan untuk berkarya demi kebaikan anak-anak Indonesia. Dan, hasil karya mereka pantas didengarkan jika kita memang ingin memberikan lagu anak-anak yang baik.

Album ini berisi 7 lagu, satu diantaranya Burung Kutilang karya Ibu Sud, dan satu komposisi instrumental yang manis yang bisa diputar untuk meninabobokkan anak. Dengan tema-tema cinta tanah air, percaya diri, bermain (dunianya anak-anak) dan bersyukur, lagu-lagu di album ini tentulah sangat pantas dikonsumsi anak-anak dan orangtua yang sadar bahwa anak-anak perlu memiliki lagu sendiri, bukan lagu dewasa yang dinyanyikan anak-anak. Lagu-lagu di album ini berisikan lirik yang sederhana & mudah dicerna anak-anak serta musik yang tak terlalu ruwet dan terkesan nge-pop dewasa.

Mungkin beberapa orang berpikir, mengapa penyanyinya bukan anak-anak? So what geto lho? Daripada anak-anak menyanyikan lagu orang dewasa, bukankah lebih baik orang dewasa menyanyikan lagu anak-anak tanpa harus menjadi kekanak-kanakan?

Semoga, karya ini menjadi pemicu letusan kreativitas lagu anak-anak yang selama ini bobok manis dan tersumbat dan menyadarkan recording company bahwa lagu anak-anak pun layak dipasarkan karena memiliki pasar yang bagus sehingga anak-anak Indonesia punya lagu mereka sendiri, tidak menyanyikan lagu dewasa yang tak jelas arahnya dan membuat anak-anak “tua sebelum waktunya”

Berharap dengan penuh semangat!

yogya, 17-11-2010

note: tulisan ini sudah pernah saya muat di Note Facebook, 17 November 2010

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s