Jazztimewa – Satu Lagi Sajian Event Jazz Di Yogyakarta


Yogyakarta punya agenda tetap pertunjukan jazz semacam Ngayogjazz yang bersifat festival dan Economics Jazz yang bersifat konser. Dan, tanggal 3 Oktober 2012 yang lalu, sebuah konser bergenre jazz telah menambah agenda pertunjukan jazz yang ada di Yogyakarta, JAZZtimewa Sound of Heart, persembahan dotcommunication.

Gelaran ini menampilkan band lokal Phi Band dan Everyday Band serta artis-artis nasional Sandhy Sondoro, Andien, Endah n Resha, Rieka Roslan, Monita Tahalea, Matthew Sayerz, Yusri Dinuth, dan Brian “Jikustik”. Mereka diiringi Musisi Jazz Big Band dengan aransemen musik oleh Singgih Sanjaya. Phi Band dan Everyday Band serta Yusri dan Brian adalah penampil lokal. Penampilan artis lokal merupakan misi dan komitmen promotor untuk memberi ruang dan mengangkat keberadaan musisi & penyanyi lokal di rumah sendiri agar mereka juga bisa belajar dari para artis nasional.

Dengan harga tiket bervariasi mulai dari Rp 75.000,00, Rp 150.000,00, Rp 250.000,00, Rp 350.000,00 sampai Rp 750.000,00 (Diamond) yang mendapatkan privilege meet & greet dan photowall session bersama artis pendukung, penonton pertunjukan mencapai 75% dari tempat tersedia. Tidak buruk untuk sebuah pertunjukan yang diadakan bukan pada akhir pekan. Promotor memenuhi janji untuk menjanjikan sesuatu yang beda dalam pertunjukan ini. Tata lampu yang terang benderang nan berwarna-warni memudahkan fotografer melakukan dokumentasi tanpa bantuan lampu kilat dan menjadi nilai tersendiri bagi pertunjukan ini.

Pertunjukan ini dibuka oleh penampilan dua band lokal (Phi Band dan Everyday Band) dan dilanjutkan oleh Matthew, Brian dan Yusri. Matthew yang mantan vokalis BLP (Barry Likumahuwa Project) sempat berduet dengan Yusri membawakan lagu-lagu Glenn Fredly dan dikemas dalam medley. Suara Matthew yang setipe dengan Glenn cukup membuat penonton (khususnya cewek) serasa dihibur oleh Glenn. Kemudian, Brian yang vokalis band nasional asal Yogyakarta (Jikustik), menampilkan lagu-lagu dari group band dia bergabung, Pujaan Hatiku dan disambung dengan Puisi. Penampilan Brian mendapatkan sambutan yang hangat karena lagu-lagunya sudah akrab dengan penonton yang berada di rumah sendiri.

Setelah ketiga pemuda tersebut, tampillah Monita Tahalea, jebolan Indonesian Idol sesi 2. Ibarat sebuah pertunjukan drama, paras cantik dan suara lembut Monita yang membawakan lagu dari album solonya kurang bisa mengangkat energi penonton menuju ke alur cerita untuk menapaki jalan cerita berikutnya. Dari delapan artis yang tampil, penyelenggara pasti berharap penampilan penyanyi terakhir akan menjadi klimak cerita agar penonton memiliki kesan mendalam.

Ternyata, adalah penampil kelima, Rieka Roslan, yang bisa mengangkat energi penonton menikmati pertunjukan ini. Kemampuan komunikatif dan jiwa entertain Rieka yang sudah banyak makan asam garam dalam industri musik Indonesia bisa mengajak dan membuat penonton ikut berdiri dan bernyanyi bersama lewat lagu-lagu dari band yang membesarkan namanya, The Groove. Lewat lagu Dahulu dan Khayalan, terjadilah karaoke massal. Tak hanya itu, Rieka pun tak ragu berjalan menembus pembatas kelas penonton yang membeli tiket harga paling murah – yang selalu lebih apresiatif dibanding pembayar tiket termahal atau undangan – untuk ikut berinteraksi dengannya.

Klimak tak hanya terjadi pada penampilan Rieka Roslan. Endah N Rhesa yang tampil berikutnya, masih bisa menjaga klimak pertunjukan ini. Suami istri yang memilih jalur indie dalam bermusik ini masih bisa menjaga energi penonton untuk tetap menikmati pertunjukan ini. Aksi panggung yang menawan dan lagu-lagu yang akrab di telinga penonton, terus bergema memenuhi ruangan menjadi karaoke massal berikutnya. Spontanitas Endah dalam menciptakan lagu pantas diacungi jempol ketika dia merangkai kata-kata secara tanpa rencana – meskipun sudah disiapkan konsepnya di ruang ganti artis sebelum tampil – di lagu yang dijadikannya ajang promo berjualan album dan merchandise produknya. Tepuk tangan terus bergemuruh. Penampilan pasangan ini memang menarik dan sering mengundang tepuk tangan penonton.

Selanjutnya, Andien yang memiliki charm (daya pikat) dan menjadikan fashion sebagai kekuatan penampilannya, tak kalah menawan. Andien membuka penampilan dengan lagu Keraguan berlanjut Gemilang, dan berakhir dengan lagu Moving On berduet dengan Yusri. Semua lagu diambil dari album terbarunya Kirana.

Sandhy Sondoro menjadi penyanyi terakhir di pertunjukkan ini. Membuka dengan Anak Jalanan dari album terbarunya, Find The Way, Sandhy tampil solo dengan gitarnya. Di lagu berikutnya, Sandhy tampil diiringi band dengan lagu And Off The Rainbow dan Tak Pernah Padam dan menyelesaikan penampilannya dengan lagu Malam Biru, lagu yang melambungkan namanya di musik Indonesia, bersama Yusri. Beberapa penonton terlihat ikut bersenandung karena akrab dengan lagu-lagu Sandhy.

Pertunjukan ini ditutup dengan lagu Yogyakarta dari KLa Project yang dibawakan seluruh artis pendukung. Penonton pun berhamburan mendekati panggung sambil tak ingin kehilangan kesempatan mengabadikan perhelatan ini dengan kamera yang mereka bawa dan terjadi karaoke massal atas lagu yang seolah menjadi milik orang Yogyakarta.

Berdasarkan hasil survey di media sosial yang diadakan promotor sebelum mementaskan pertunjukan ini, nama Sandhy, Andien, dan Endah n Rhesa berada di urutan teratas sebagai most wanted artists. Tak heran ketiga musisi ini disimpan sebagai senjata pamungkas. Beragamnya ciri para penyanyi menyiratkan bahwa sebuah pertunjukan bisa disusun sedemikian rupa tapi tetap bisa membuat penonton menikmati pertunjukan musik satu genre namun bervariasi artis. Namun, klimaks tak selalu terjadi pada most wanted artists karena terjadinya klimak akhirnya kembali pada bagaimana seorang artis bisa membuat penonton dapat menikmati pertunjukan dan terbius untuk menjadi interaktif serta mengundang decak kagum dan tepuk tangan sukarela yang memenuhi ruangan pertunjukan. Dan, itulah yang ditunjukkan oleh Rieka Roslan dan EndahNRhesa.

Tj Singo
penikmat musik Indonesia

catatan: liputan ini pernah dimuat di Berita Kamar Musik, 7 Oktober 2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s