Kahitna – Sang Cerita Cinta

seluruh karya Kahitna

Kahitna adalah sebuah band yang personilnya pria semuanya, berasal dari Bandung berdiri pada tanggal 24 Juni 1986. Kahitnaberasal dari bahasa Tagalog (Filipina) yang artinya ‘meskipun demikian’ tapi akhirnya dipelesetkan menjadi bahasa Sunda. Ka – Na adalah awalan dan akhiran sehingga ketika disatukan artinya menjadi ‘yang paling hits’.

Konsep musik yang diusung Kahitna adalah basic jazz yang selanjutnya berkembang memadukan semua unsur musik yang ada seperti pop, fusion, etnik, latin dan jazz ciri khas Kahitna. Walaupun kerap mengusung tema cinta dalam liriknya, Kahitna terkenal bisa memadukan unsur musik jazz, pop, fusion, latin dan bahkan etnik ke dalam bentuk ramuan yang memikat. Grup musik yang mulai merajut karirnya lewat panggung festival dan cafe ini diakui mempunyai kekuatan pada aransemen musiknya yang terbilang orisinil.

Kahitna yang saat ini beranggotakan 9 pria bukanlah Kahitna formasi awal. Ruth Sahanaya adalah vokalis pertama. Bersama Lita Zen, mereka main di café-café di Bandung. Selanjutnya, vokalis Kahitna adalah Trie Utami. Bersama Trie Utami, Kahitna menyabet penghargaan pada Light Music Contest (LMC) 1986 sebagai 1st Outstanding Winner dan Trie Utami menjadi Vokalis Terbaik. Pada saat itu, Kahitna masih beranggotakan Yovie, Bubby, Danny, Hentriesa, Iwan dan Deddy serta Trie Utami. Berikutnya, tercatat Ruth Sahanaya, Netta KD dan Rita Effendy dan Ronni Waluya pernah menjadi bagian dari Kahitna. Selain itu, tercatat pula nama Margono sebagai additional saxophonist yang hadir mengisi album pertama Kahitna dan ikut ke Jepang pada Yamaha Band Explosion di Tokyo, 1991.

Seluruh Cerita Cinta Kahitna:

  • Karir di dunia rekaman Kahitna bermula pada single di album kompilasi album 10 Bintang Nusantara 2 di tahun 1989 dengan lagu Adakah Dia. Pada saat itu, Kahitna diperkuat oleh Hedi Yunus, Rita Effendy, Neta Kesumah Dewi & Carlo Saba pada vokal dengan personil band Yovie Widianto (keyboard), Danny Daksinaputra (guitar), Tommy (bass), Buddy (drum) dan Syarief Wiradz (perkusi).
  • Kahitna merilis album pertamanya di tahun 1994, dengan judul album Cerita Cinta. Formasi di album ini adalah Hedi Yunus, Ronnie Waluya & Carlo Saba pada vokal dan Yovie Widianto, Doddy Is, Andrie, Harry, Bambang & Budiana pada alat musik. Lagu yang menjadi hits di album ini adalah Cerita Cinta dan Seandainya Aku Bisa Terbang.
  • Di tahun 1995, Kahitna mengisi sebuah album kompilasi Terima Kasih Indonesia (50 Tahun Indonesia Merdeka). Sebuah album yang diproduksi untuk memperingati pesta emas kemerdekaan negeri tercinta. Lagu yang ditampilkan Kahitna berjudul Kita Bangun Negeri, sebuah lagu yang mengajak untuk ikut membangun negeri. Kahitna tak meninggalkan ciri “sweet” pada lagu yang heroik ini.
  • Setelah sukses di album pertama, Kahitna menelorkan album II di tahun 1996. Lagu Cantik & Tak Sebebas Merpati menjadi hits sementara Merenda Kasih & Andai Dia Tahu juga tak kalah ngetop. Di album ini, terdapat pula komposisi Lajeungan, yang bernuansa Madura. Penulisan Lajeungan bukanlah penulisan dalam bahasa Madura yang benar, namun karena pengaruh bahasa Sunda, tertulislah demikian. Pada album ini, vokalis Ronnie Waluya memutuskan untuk meninggalkan Kahitna karena perbedaan visi dalam bermusik sementara anggota lain tetap setia bersuara dan mengawal instrumentasi musik di album ini.
  • Ibu Tien Soeharto, sebagai istri presiden saat itu, Soeharto, meninggal dunia di tahun 1996. Beberapa musisi Indonesia mempersembahkan sebuah album kompilasi berjudul Ibu Bangsa (Ibu Tien Soeharto) untuk mengenang jasa-jasa beliau. Kahitna ikut ambil bagian dalam album ini dengan mempersembahkan lagu T’lah Kau Persembahkan Untuk Negeri Tercinta.
  • Album ketiga Kahitna,  Sampai Nanti dirilis pada tahun 1998. Dengan personil yang sama seperti album II, lagu yang menjadi hits di album ini adalah Setahun Kemarin & Sampai Nanti. Komposisi Dirantau menjadi satu komposisi etnik yang ditampilkan di album ini.
  • Di tahun 2000, Kahitna merilis album keempatnya Permaisuriku. Di album ini, disain sampulnya tampil beda. Tak seperti ketiga album sebelumnya yang menampilkan seluruh personil Kahitna, di album ini disainnya bergambar gambar kartun. Lagu yang menjadi hits di album ini adalah Permaisuriku dan Adakah Dia yang telah mengangkat nama Kahitna lewat single di kompilasi 10 Bintang Nusantara 2.
  • Di tahun 2002, Kahitna merilis album The Best Of. Kumpulan 20 lagu-lagu terbaik yang pantas dirilis karena Kahitna telah menelorkan 4 album sebelumnya. Selain versi kaset, album ini dirilis dalam versi CD berbonus video clip Cerita Cinta, Cantik & Sampai Nanti.
  • Tepat selusin warsa setelah memperoleh Gold Medal pada Yamaha Band Explosion di Tokyo, 1991 karena mereka berjaya memadukan musik etnik Madura dengan fusion di ajang itu, Kahitna mengeluarkan album Cinta Sudah Lewat di tahun 2003. Pada album ini, vokalis Kahitna kembali menjadi bertiga, setelah merekrut Mario Ginanjar lewat audisi. Mario adalah jebolan Asia Bagus tahun 1998. Kahitna kembali pada formasi album pertama, Cerita Cinta, dengan 9 personil, semuanya cowok. Lagu Cinta Sudah Lewat, seperti judul albumnya, menjadi lagu hits pada album ini. Di album ini juga terdapat lagu Takkan Terganti yang juga dibawakan oleh Dea Mirella.
  • Di tahun 2005, Kahitna mendapat kesempatan untuk mengisi album Tribute To Titiek Puspa, From Us To U. Di album ini, Kahitna menyanyikan lagu Dansa Yok Dansa. Kahitna terpilih dari sekian penyanyi solo/band sebagai salah satu dari sepuluh pengisi album ini.
  • “Album ini dipersembahkan untuk para lelaki yang mencinta wanitanya dan para wanita yang telah membuat indah dunia”. Demikianlah cuplikan kata-kata yang terdapat di album Kahitna ketujuh, Soulmate, yang direlease tahun 2006. Cuplikan kata-kata yang terdapat di album ini semakin memperkokoh Kahitna sebagai band yang selalu melantunkan lagu-lagu sweet pop dan romantis. Dentingan piano khas Yovie Widianto memang tak pernah hilang di setiap lagu dan menjadikan semua lagu Kahitna menjadi manis. Lewat tajuk album ini pula, selanjutnya para fans Kahitna, yang sebagian besar cewek, diproklamirkan sebagai soulmate. Lagu yang menjadi hits pada album ini adalah Aku Dirimu Dirinya, Cinta Sendiri dan Diasinin.
  • Setelah empat tahun vakum, Kahitna merilis Lebih Dari Sekedar Cantik (LDSC) di tahun 2010. Sempat terucap, album ini lahir karena kecintaan mereka kepada soulmate. Soulmate lah yang memberi spirit bagi Kahitna untuk berkarya. Di album ini, lagu Untukku yang dulu sempat dinyanyikan Chrisye, sang legenda, menjadi hits. Lebih Dari Sekedar Cantik dan Mantan Terindah juga menjadi lagu yang banyak diingat.
  • Di usia seperempat abad, Kahitna membuat lompatan besar dan bangkit melejit. Kahitna berkarya genap 25 tahun, atau orang menyebutnya tahun perak. Rangkaian prestasi selama 25 tahun ini dirayakan dengan sebuah karya besar Konser ‘Cerita Cinta 25 Tahun Kahitna’ di Jakarta Convention Center pada 15 September 2011 dimana sebanyak 3.500 tiket habis terjual. Konser di-follow up dengan rilisnya album 25 Tahun Cerita Cinta Kahitna. Album ini berisi 28 lagu, 25 lagu diambil dari seluruh album yang telah mereka hasilkan, dan 2 lagu fresh serta 1 lagu daur ulang karya Yovie Widianto sendiri. Dua lagu yang benar-benar baru berjudul Aku Punya Hati dan Suami Terbaik. Satu lagu daur ulang adalah Pastikan yang dulunya dinyanyikan Imaniar pada Festival Lagu Populer Indonesia (FLPI) 1987.

Setelah Itu…..
Setelah Konser ‘Cerita Cinta 25 Tahun Kahitna’, Kahitna benar-benar menjadi sibuk. Banyak tawaran manggung berdatangan. Bagaimana hubungan mereka dengan para fans di tengah kesibukan yang mengalir? Kahitna memang tak pernah melupakan soulmate-nya. Mereka memanfaatkan social media untuk tetap dekat dekat fans nya. Kesibukan tak membuat mereka lupa diri. Mereka memperlakukan soulmate dengan baik dan ramah. Komunikasi dengan soulmate terlihat begitu akrab di jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.

Selain musik dan lirik yang berkualitas, inilah kekuatan Kahitna yang lain: dekat dengan fans nya. Mereka tak membutuhkan security untuk menjadi tembok pembatas dan “melindungi” diri. Mereka melayani permintaan berfoto dan tanda tangan dengan sangat manusiawi.

Saya termasuk salah satu pengagum Kahitna yang beruntung. Mereka memberikan kesempatan pada saya berfoto dengan seluruh personil mereka dalam satu frame ketika mereka mengadakan show di Yogyakarta. Dan, lebih dari itu, Kahitna adalah musisi pertama yang memasukkan nama saya dalam ucapan terima kasih di album mereka, Lebih Dari Sekedar Cantik. Bagaimana saya tak makin kagum pada mereka yang selalu berCerita Cinta?
     Cerita cinta pertama kurasa
     Jangan pernah akhir cerita cinta kita…

Tj Singo
Penikmat musik Indonesia

Kahitna & me

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s