Selamat Jalan bang Utha Likumahuwa, pergilah dan Bersatu Dalam Damai


Lahir, hidup dan mati memang semuanya misteri. Kita ingin mengetahuinya, tapi tak pernah bisa. Semua adalah rencana Tuhan.

Baru semalam saya menyematkan harapan agar bang Utha Likumahuwa membaik dan segera sembuh karena saya tau, bang Utha orang yang tak mau menyerah. Itulah harapan saya ketika diminta memberikan pesan-pesan oleh penyiar acara Klasikindo di Delta FM, Rida RSD dan Adjie Soetama, kemarin malam.

“Saya terkejut.” Begitu jawaban pertama saya ketika ditanya tentang Utha Likumahuwa. Saya terkejut karena kami bertemu awal Juni 2011 ketika beliau show di Yogyakarta dan selang dua minggu berikutnya, berita mengejutkan adalah beliau terkena serangan stroke.

Tapi, saya optimis melihat perkembangan kesehatan bang Utha ketika menyaksikan beliau di acara infotainment dan juga Just Alvin di Metro TV. Saya menyaksikan betapa beliau orang yang sangat positif dan religius, selalu percaya pada kekuatan Tuhan. Hari demi hari saya tetap berharap suatu saat saya bisa bertemu lagi dengan beliau dan berbagi cerita, sebagaimana kami terakhir bertemu, menikmati makan malam setelah show, dan mendengarkan petuah-petuahnya tentang kehidupan dan membangun keluarga.

Siang ini, baru saja saya selesai makan siang, gadget saya berbunyi. Saya menjadi lebih kaget ketika berita yang saya baca adalah berita tentang kepergian Utha Likumahuwa. Lirik lagu Bing segera muncul di benak saya:

Siang itu surya berapi sinarnya
Tiba-tiba redup langit gelap
Hati yang bahagia tersentak seketika
Malapetaka seakan menyelinap
Berita menggelegar aku terima
Kekasih berpulang ‘tuk selamanya
Hancur luluh rasa jiwa dan raga
Tak percaya tapi nyata…

Mestinya, siang ini, saya beristirahat untuk membayar kurang tidur semalam. Tapi, berita kepergian itu membuat saya membatalkan keinginan itu. Saya punya keinginan yang lebih kuat untuk menyebarkan berita duka ini agar lebih banyak teman yang mendoakan kepergiannya sehingga bang Utha dapat kembali ke sang pencipta dan Bersatu Dalam Damai.

Selamat jalan bang Utha Likumahuwa. Namamu tak pernah mati, keramahanmu dan kehangatanmu tak pernah pergi.

Singo
di hari kepergian Utha Likumahuwa, 13092011

tulisan ini sudah pernah saya muat di Note Facebook, 13 September 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s