Sparkling – Album Sparkling

Sparkling - 2012 SparklingSeorang juara bisa menghasilkan juara lainnya. Ungkapan ini saya dengar ketika Alan Budi Kusuma berhasil menjadi pebulutangkis top. Dia berhasil menjadi juara karena dia pernah mendapat sentuhan dari Rudy Hartono, pemain bulutangkis Indonesia yang legendaris dan mengharumkan nama Indonesia karena berhasil menjadi juara All England sebanyak delapan kali (baca di sini). Ia merupakan orang Indonesia pertama yang namanya masuk di Guinness World Records.

Inilah yang ada di benak saya ketika membuka dan mendengarkan album Sparkling, sebuah group vocal baru yang lahir dari ajang FOGI (Festival Vocal Group Indomaret). Sparkling beranggotakan Genia Despriana, Maria Christy, Natasya Gabriella dan Shelya Regina. Mereka terpilih dari ribuan peserta FOGI. Genia berasal dari Surabaya yang saat ini kuliah di ITB. Maria berasal dari Bekasi, seorang siswa SMA. Natasya saat ini adalah siswa SMA Kristen Petra kelas XI di Surabaya. Shelya adalah seorang sarjana lulusan UPI Bandung dan saat ini berprofesi sebagai guru vocal di  PCMS (Purwa Caraka Music School) Cimahi.

Tak berhenti menjadi juara saja, mereka pun melalui proses audisi lagi untuk membentuk group ini sehingga karya mereka menjadi nyata dalam sebuah album yang bertajuk sama dengan nama group ini. Pembuatan album menjadi penting karena inilah bukti karya mereka. Tak ada hal gampang yang datang begitu saja bak turun dari langit. Mereka harus meraihnya dengan usaha keras. Proses audisi menjadi hal obyektif untuk menentukan kepatutan mereka menjadi group vocal yang berkualitas.

Apa hubungan terpilihnya mereka dengan analogi Alan Budi Kusuma dan Rudy Hartono di atas? Nama Trie Utami layak disandingkan dengan Rudy Hartono! Dialah orang di balik lahirnya Sparkling. Untuk urusan kualitas, saya tau Trie Utami orang yang tak kenal kompromi. Dia bukan businesswoman yang mengutamakan profit tapi mengabaikan kualitas. Untuk urusan kualitas, dia seorang idealis. Pada awal Trie Utami aktif menjadi pelaku industri musik Indonesia, dia mendapatkan penghargaan bermacam-macam karena kualitas suara dan aksi panggungnya. Inilah kualitas itu. Dia seorang maestro, sama halnya dengan Rudy Hartono..

Keempat personil ini adalah hasil racikan seorang Trie Utami. Dialah sang koki. Dia tau bumbu apa yang harus dia campurkan dalam proses melahirkan sebuah masakan agar hidangan itu menjadi produk kuliner yang dicari banyak orang. Dengan segudang pengalamannya di dunia tarik suara, baik sebagai pelaku (penyanyi) maupun sebagai pendidik, dia tau betul apa yang harus dia lakukan tanpa harus menuruti campur tangan boss. Serahkan pada sang koki. Yang penting boss ikut mencicipi hidangan siap saji.

Sparkling bukanlah girlband! Itu ditegaskan Trie Utami. Sparkling adalah sebuah group vocal. Yup! Girlband adalah sekelompok gadis-gadis muda yang tidak mengutamakan kualitas suara tapi kemasan supaya bisa dijual. Kemasan itu berupa fisik dan gaya panggung (gerak). Kualitas vocal tak menjadi prioritas. Apalagi, mindset banyak orang mendefinisikan “artis (penyanyi)” seperti syarat dalam sebuah lowongan kerja. Berpenampilan menarik. Karena Sparkling sudah menjalani sebuah proses panjang, dalam pembentukannya, jelas kualitas vocal adalah prioritas! Karya nyata kualitas itu ada di album ini.

The Album & The Songs
Album ini berisi sepuluh lagu. 2 lagu baru ciptaan Trie Utami dan Rieka Roslan dan delapan lagu merupakan lagu daur ulang yang sempat merajai tangga lagu di radio-radio dari tahun 80an sampai 2000an. Kedepalan lagu itu tampil dalam format kekinian. Terasa fresh karena album ini didukung Andi Rianto sebagai penata musik. Tak usah mempertanyakan kualitas Andi Rianto sebagai penata musik.

Sebagai pendengar lagu-lagu Indonesia sejak tahun 80an, lagu-lagu daur ulang di album ini tak terasa membosankan. Ada nuansa baru yang ditampilkan sambil membawa kenangan lama. Musik yang disajikan terasa “grande”.

  • Album ini dibuka dengan lagu Mataharimu ciptaan Trie Utami. Sebuah lagu baru yang bertema semesta alam. Saya menangkap lagu ini sebagai kekuatan sang Pencipta alam yang memiliki kuasa atas alam raya.
  • Berlanjut ke lagu O Ya ciptaan Dian PP dan Deddy Dhukun. Lagu ini pertama kali dibawakan oleh kelompok K3S, group yang beranggotakan pencipta lagu ditambah Bagoes AA. Lagu ini dulunya ada di album O Ya oleh K3S rilis tahun 1987. Jauh sebelum anggota Sparkling lahir.
  • Dilanjutkan lagu Sekali Ini Saja, ciptaan Glenn Fredly dan dulunya dibawakan oleh Glenn sendiri pada album Selamat Pagi, Dunia (2003).
  • Lagu keempat adalah Biru, ciptaan Dian PP dan Deddy Dhukun. Lagu ini dulunya dibawakan oleh Vina Panduwinata di album Cium Pipiku (1987) dan juga terdapat di album Dian PP, Biru, di tahun yang sama. Lagu ini juga terdapat di album compilasi 2D, Private Collection (2006).
  • Menyusul di track kelima adalah lagu Wow ciptaan Oddie Agam. Dulunya lagu ini dibawakan oleh Vina Panduwinata di album Wow (1989).
  • Di track keenam, Sparkling membawakan lagu Setia ciptaan Pongki Barata. Lagu ini dulu dibawakan oleh Pongki bersama groupnya (saat itu), Jikustik, di album 1000 Tahun edisi repackage (2001).
  • Track ketujuh berisi lagu Melayang ciptaan Dian PP dan Deddy Dhukun. Selain dibawakan oleh 2D di album compilasi 2D, Private Collection (2006), lagu ini pernah juga dibawakan oleh January Christy di album Melayang (1986).
  • Lagu kedelapan adalah Surat Cinta ciptaan Oddie Agam yang dulunya dibawakan oleh Vina Panduwinata di album Cium Pipiku (1987).
  • Lagu kesembilan adalah sebuah lagu baru ciptaan Rieka Roslan berjudul Satukan Cinta. Lagu ini berisi tetang keinginan bahwa semua manusia bisa menyatukan pikiran  dan rasa dengan cinta yang baik.
  • Lagu terakhir di album ini adalah Tinggal Bilang ciptaan Adjie Soetama. Dulunya lagu ini dibawakan oleh Trie Utami di album Adjie Soetama & Rekan (1991). Lagu ini pernah pula dibawakan oleh Rida Farida (Rida RSD) di album solonya, Selamanya (2009).

Pilihan lagu-lagu di album ini memang berbau “nepotisme” karena seluruh pengarang lagu merupakan koneksi dari Trie Utami. Secara teknis, ini adalah sebuah alasan kemudahan. Di luar itu, tentu kualitas lagu menjadi pertimbangan juga. Namun, rasanya lagu Surat Cintaku tak begitu kontekstual pada saat ini karena surat cinta jaman sekarang rasanya tak lagi membutuhkan jasa pak pos. Tak seperti ketika lagu ini pertama muncul di jamannya.

Secara keseluruhan, suasana baru atas lagu-lagu daur ulang yang dilantunkan Sparkling terasa menyenangkan. Ada sesuatu yang “menggigit”, keluar dari versi aslinya namun tetap asik dinikmati.

Distribusi
Album yang didanai sepenuhnya oleh pihak Indomaret ini dijual hanya di gerai mereka. Dirilis Desember 2012, sampai saat ini, lagu-lagu di album ini hampir tak terdengar di radio-radio. Bahkan, seorang MD (music director) sebuah radio yang saya kenal tak mengetahui tentang album ini. Sayang sekali jika album berkualitas seperti ini kalah di pasar dibandingkan album girlband yang mengutamakan paket jualan yang mengandalkan fisik dan gerak. Perlu sebuah promosi gencar agar pendengar musik Indonesia mengetahui ada sebuah album berkualitas.

Jika sebuah girlband mampu menjual fisik albumnya dengan cara heboh, dimana personilnya sendiri yang menjadi SPG (sales promotion girl), tentu cara ini bisa dimodifikasi lebih halus agar tak terkesan “jual diri” karena kualitas sudah ada di album ini. Tinggal bagaimana pihak Indomaret sedikit lebih fleksibel dengan bersedia menjual produk ini di luar gerai-gerai miliknya. Mungkinkah? Apa yang tidak mungkin di dunia bisnis? Bukankah sebuah barang bagus akan dicari orang? Tinggal bagaimana memikirkan jalur distribusi yang lebih merata dan promosi yang gencar agar lebih banyak orang bisa menikmati produk bermutu ini dan group Sparkling pun nantinya bisa menjadi bersinar di dunia industri musik Indonesia.

Selamat datang Sparkling, semoga bisa menjadi bintang yang mencerahkan di Indonesia.

Tj Singo
Penikmat musik Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s