Konser 1 Dekade Kerispatih Yogyakarta

Kerispatih 02 wm
2 Mei 2013, Yogyakarta menjadi kota kedua dari rangkaian Konser 1 Dekade Kerispatih. Sehari sebelumnya, mereka main di Semarang sebagai kota pertama dari rangkaian konser ini. Setelah Yogyakarta, Kerispatih melanjutkan rangkaian konsernya ke Surabaya dan kemudian Malang. Masih belum diputuskan kota-kota lain yang akan disinggahi dalam rangka hari jadi ke sepuluh group band ini.

Kehadiran Kerispatih di Yogyakarta merupakan “lagu rindu” setelah terakhir kali band ini manggung di Yogyakarta pada tahun 2008 di tempat yang sama, Liquid Café, dan tahun 2010 mereka sempat manggung pada acara yang diusung televisi swasta dalam sebuah panggung bersama band-band/artis lain sebagai helatan rutin tahunan. Tiga tahun merupakan waktu yang lama untuk sebuah band kembali ke kota yang sama. Kehadiran kali ini adalah yang pertama bagi Kerispatih dengan vokalis Fandy Santoso dimana di tahun 2010, Kerispatih datang dengan formasi berempat (waktu itu Sammy sudah keluar dari Kerispatih dan Fandy masih dalam proses audisi).

Tak bisa dibandingkan bagaimana show Kerispatih ketika Sammy menjadi vokalis karena penulis tak pernah menyaksikan show mereka dengan formasi itu. Yang jelas, show semalam menjadi kesempatan pertama menonton Kerispatih. Dengan puluhan karya yang telah dihasilkan Kerispatih selama sepuluh tahun berkarya dalam tujuh album kompilasi dan album penuh, tak sulit bagi mereka menyusun song list dalam sebuah konser.

Konser dibuka dengan lagu Cuma Manusia dari album Kejujuran Hati. Dilanjutkan dengan Sepanjang Usia dari album Kenyataan Perasaan kemudian selanjutnya Aku Harus Jujur dari album Semua Tentang Cinta. Setelah lagu ketiga, Fandy sempat menenggak air mineral dan kemudian memulai komunikasi dengan penonton. Tak ada kesan canggung darinya sebagai frontman sebuah band yang selalu bikin galau. Fandy memang sudah blend dengan band ini. Tak ada kesan dia hanya anggota baru seperti selama ini muncul dari banyak orang orang yang masih suka membandingkan dengan vokalis lama. Sebuah tindakan yang tak bijak, menurut saya. Sebuah band melahirkan karya-karya, siapa pun penyanyinya, yang penting karyanya tetap ditunggu.

Setelah bernafas sejenak, Fandy tancap gas dengan Tapi Bukan Aku plus refren dari lagu Mengenangmu dari album Kenyataan Perasaan. Sebuah album yang jelas melambungkan Kerispatih ke kancah industri musik Indonesia. Setelah itu, melantunlah Kesalahan Yang Sama dari album Tak Lekang Oleh Waktu. Setelah tiga lagu ini, Fandy kembali berkomunikasi dan menyampaikan terima kasih pada pendukung acara ini. Ia mengajak penonton bernostalgia dengan lagu Kerispatih sebagai pengantar masuknya lagu Lagu Rindu dan dirangkai secara medley dengan Sebentuk Hati Buat Kekasih dari album Kejujuran Hati. Dentingan keyboard yang dimainkan Badai disambut riuh suara penonton yang sangat akrab dengan Lagu Rindu. Menyusul kemudian lagu Bila Rasaku Ini Rasamu dari album Tak Lekang Oleh Waktu. Seorang penonton wanita terlihat menangis sesunggukan dan ditenangkan oleh temannya. Lagu yang ditulis dari kisah nyata ini memang bisa membuat orang yang mengalami cerita yang sama dengan lagu itu termehek-mehek karena begitu dalamnya kisah dalam lagu ini. Nampaknya lagu ini adalah true story buat wanita itu.

Setelah itu, mengalunlah Lihat Hatiku, sebuah lagu dari album baru Kerispatih, Melekat Di Jiwa. Meskipun lagu ini merupakan single kedua yang dilempar ke pasaran dan usia airing di radio belum terlalu lama, para penonton sudah akrab dan ikut bernyanyi. Konser dilanjutkan dengan lagu Kejujuran Hati dari album dengan judul sama. Setelah itu, Tak Lekang Oleh Waktu dari album yang juga sama dengan judul lagunya mengalun. Setelah lagu Tak Lekang Oleh Waktu, muncullah sebuah lagu cover Without You yang aslinya dibawakan oleh Air Supply. Berlanjut dengan Cinta Putih dari album Kejujuran Hati dan dilanjutkan dengan lagu cover I Don’t Wanna Miss A Thing oleh Aerosmith.

Kemudian, mengalunlah Tertatih dari album kompilasi Kerispatih And Friends. Di album inilah, Fandy memulai karirnya sebagai bagian dari Kerispatih. Setelah itu, Fandy memberikan panggung kepada Badai, sang nahkoda Kerispatih, untuk menyanyikan Demi Cinta. Microphone kembali ke Fandy yang membawakan cover version of Locked Out Of Heaven-nya Bruno Mars. Inilah sesi akhir dari rangkaian Konser 1 Dekade Kerispatih di Liquid Café, Yogyakarta. Komposisi Kejujuran Hati dimainkan secara instrumental dan Sepanjang Usia kembali dilagukan lagi di bagian refren menjadi penutup di konser ini. Lagu ini diakui oleh Badai sebagai lagu yang menjadi “jimat” karena lagu ini bisa menjadi penanda syukur bahwasanya Kerispatih bisa berjalan terus sepanjang usia mereka.

Badai memang jagoan dalam memberi judul lagu yang bisa dijadikan “tag” bagi Kerispatih. Coba saja rasakan judul lagu Lagu Rindu, Demi Cinta, Melekat Di Jiwa, Kau Dan Dia, Cinta Sampai Mati, Masih Ada, Tak Lekang Oleh Waktu, Selalu Setia Untuknya. Lekatkan contoh-contoh judul lagu tadi dengan kata Kerispatih. Terasa klop dan bisa nyambung.

Penampilan Andika pada bass, Anton pada drum, Arief pada gitar, Badai pada keyboard dan Fandy pada vocal semalam jelas mengobati kerinduan pada Kerispatih. Secara khusus, penampilan dan olah vocal Fandy menunjukkan Kerispatih tak salah memilihnya menggantikan vokalis lama. Kualitas nafas yang panjang sangat menunjang karakter vocalnya yang prima. Tak perlu suara yang bisa bikin orang terhipnotis, Fandy menunjukkan ia pantas membawakan lagu-lagu Kerispatih dengan baik tanpa harus dibandingkan dengan vokalis lama karena setiap orang punya ciri khas sendiri. Ucapan terima kasih kepada vokalis terdahulu, Sammy Simorangkir, sebagai personil yang telah ikut membesarkan nama Kerispatih merupakan sebuah “gig” yang bijaksana.

Pada drum, Anton yang gebukannya mantap; Andika pada bass yang sempat melakukang tapping menunjukkan ciri permainan genre jazz; Arief yang permainan gitarnya mencirikan gitaris rock serta Badai pada keyboard yang sempat menyajikan sedikit nada salah satu lagu ciptaan David Foster, idolanya, menciptakan sebuah harmoni kekompakan band ini. Komunikasi yang dilakukan Fandy dengan penonton cukup komunikatif dan masih bisa terus dikembangkan.

Jumlah penonton yang hanya berkisar 400 orang (dan hanya sedikit Mahapatih) tak mengurangi kemegahan pertunjukan ini. Justru suasana intim bisa tercipta. Beberapa penonton maju dan naik ke panggung untuk menyanyi bersama. Hampir semua penonton ikut bernyanyi dengan atau tanpa Fandy mengulurkan microphone. Ini menjadi tanda bahwa mereka memang mengapresiasi lagu-lagu Kerispatih. Selain faktor kota Yogyakarta yang masih belum kondusif karena kejadian “hitam” dunia malam beberapa saat yang lalu, jumlah penonton mestinya bisa lebih banyak jika volume hari dan titik publikasi diperbanyak. Sayang sekali lagu-lagu Kerispatih yang banyak dikenal hanya bisa dinikmati oleh sejumlah orang dari ratusanribu atau jutaan orang yang mengidolakan Kerispatih.

Seandainya lebih banyak yang datang di acara ini, pasti terdengar koor yang lebih keras pada lagu ini karena kerinduan mereka pada Kerispatih

Lagu rindu ini kuciptakan
Hanya untuk bidadari hatiku tercinta
Walau hanya nada sederhana
Ijinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan

atau, akan lebih banyak wanita yang menangis ketika lirik lagu ini membahana?

Bila rasaku ini rasamu
Sanggupkah engkau menahan sakitnya
Terkhianati cinta yang kau jaga

Coba bayangkan kembali
Betapa hancurnya hati ini kasih
Semua telah terjadi

Semoga Kerispatih segera kembali ke Yogyakarta dengan hari publikasi yang lebih lama dan volume titik publikasi yang lebih banyak sehingga jauh lebih banyak penonton yang datang dan mengapresiasi salah satu group band terbaik di Indonesia.

Tj Singo
Penikmat Musik Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s