The Voice Indonesia: Acara Talent Search Ideal

Pada saat saya mengetik tulisan ini, acara grand final The Voice Indonesia di Indosiar masih berlangsung. Keempat grand finalist: Leona, Agseisa, Tiara dan Billy sedang bertarung untuk mendapatkan gelar juara. Tak bisa dikatakan mendapatkan gelar terbaik karena mereka memang terbaik di antara peserta yang sudah berlaga di babak sebelumnya.

Saya bingung mendukung siapa di acara ini. Leona, Agsesia, Tiara dan Billy memang sudah juara, tak perlu dukungan dari saya. Leona di usia muda sudah menunjukkan kematangannya. Agseisa yang juga masih seumuran Leona pun memiliki kelebihan sendiri. Tiara yang sejak blind audition sudah diperebutkan keempat coach dan menjadi semakin matang serta selalu menyanyi dengan hati serta Billy yang nothing to lose tapi menunjukkan kualitas prima.

Tentu saja, progress seluruh peserta yang masuk ke babak Live Show sampai akhirnya menjadi Grand Finalist tak lepas dari peran coach masing-masing. Armand Maulana, Sherina, Glenn Fredly dan Giring Ganesha sangat serius mempersiapkan “anaknya” masing-masing. Mereka bersaing sebagai coach dan menjadi coach terbaik tapi juga tetap bersahabat. Di tengah acara pun mereka masih saling melempar joke, bergurau dalam batas-batas yang pantas. Suasana damai yang perlu dicontoh tokoh-tokoh politik yang suka gontok-gontokan itu. The Voice Indonesia memberikan model bagaimana sebaiknya para pemimpin negeri ini, Indonesia, menciptakan kedamaian di antara persaingan.

Buat saya, acara The Voice Indonesia adalah sebuah acara talent search yang ideal untuk mencari bibit penyanyi tanpa harus mempertimbangkan fisik. Hanya suara, suara dan suara yang dimiliki para pesertanya lah yang menjadi pertimbangan utama. Mulai dari babak pencarian bibit di daerah yang sudah menggunakan “blind audition”, berlanjut babak Blind Audition di Jakarta, The Battle sampai Live Show dan akhirnya Grand Final.

Masing-masing peserta memiliki kelebihan sendiri. Para coach selalu menyampaikan komentarnya secara positif. Buat saya, komentar-komentar yang positif (lepas apakah itu sudah di-direct atau tidak) telah menciptakan aura dan suasana positif di tengah kultur negeri ini yang selalu bicara dari sisi negatif. Ini juga yang membedakan The Voice dengan acara pencarian bakat lain baik di Indonesiar maupun televisi lain.

Sistem penjurian yang menggabungkan vote SMS dan penilaian juri (coach) adalah sesuatu yang adil! Sayangnya, sistem penilaian di babak sebelum Grand Final tak terjadi di penentuan juara. Penentuan juara murni berdasarkan vote SMS. Di sinilah menurut saya The Voice Indonesia mengalami anti klimaks dari penilaian yang obyektif sebelumnya. Siapa pun yang menjadi juara, kualitasnya tak perlu diragukan lagi dan sudah menjadi “santapan siap saji” di dunia entertaintment atau dunia industri musik Indonesia. Namun, pasti ada “ketidakadilan” ketika sang juara nanti terpilih karena dukungan SMS yang begitu kuat karena kekuatan finansial yang luar biasa, misalnya dukungan dari (pejabat) pemerintah daerah tempat peserta berasal. Yang terjadi adalah perang “kedaerahan”, bukan lagi perang penampilan peserta.

Tak mudah mengubah kebijakan dari full vote SMS (di Grand Final) menjadi gabungan vote SMS dan penilaian juri karena acara ini adalah sebuah acara “impor” yang harus mengikuti aturan yang berlaku dari pembuatnya (principal). Tapi alangkah indahnya jika Indosiar bisa melakukan “bargaining” agar acara ini nantinya bisa melahirkan juara yang sangat obyektif, sebuah impian untuk kembali ke jaman Festival Lagu Populer Indonesia di tahun 80an dimana juara ditentukan oleh penilaian juri, sebuah penilaian yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan karena juri sudah dipilih dari orang-orang yang benar-benar kompeten di bidangnya.

Siapa pun juara The Voice Indonesia, dunia musik Indonesia sudah menanti karya kalian. Menjadi juara hanyalah sebuah predikat yang didapat di sebuah ajang kompetisi. Sebuah kompetisi memang harus memiliki juara, tapi di atas itu semua, kualitas para grand finalist The Voice Indonesia adalah kualitas juara. Selamat datang di dunia musik Indonesia!

Tj Singo
Penikmat Musik Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s