Dewa Budjana – Christmas Collection

Dewa Budjana - 2013 Christmas Collection wmMendengarkan lagu-lagu Natal sejak lama telah menjadi ritual bagi kaum Kristiani dalam menyambut dan merayakan hari raya keagamaan mereka. Sudah beribu album bertema Natal diproduksi dan dijual. Lagu-lagunya pun ya itu-itu saja. Penyanyi manca negara maupun Indonesia menyanyikan lagu-lagu itu sebagai karya persembahan dan pujian bagi Tuhan mereka. Dan, tahun ini, ada lagi album Natal yang berjudul Christmas Collection hasil karya Dewa Budjana yang beragama Hindu.

Album ini terasa beda karena dikerjakan oleh seorang musisi yang beragama non-Kristiani. Budjana telah beberapa kali membuat album rohani. Ia pernah merilis album Nyanyian Dharma sebagai album rohani Hindu. Lagu-lagunya di album-album itu isinya sangat universal, tidak melulu pujian bersifat Hindu. Bersama Gigi, groupnya, ia beberapa kali membuat album rohani untuk saudara-saudaranya yang beragama Muslim; Raihlah Kemenangan (2004 & 2005), Pintu Surga (2006) dan Raihlah Kemenangan (2008). Di media massa, ia mengungkapkan album Christmas Collection ini adalah persembahan untuk saudara-saudaranya yang beragama Kristiani.

Selain gitar, di album ini Budjana juga memainkan el sitar, ukulele, banjo dan synthesizer. Album ini dikerjakan bersama rekan-rekannya yang tak semuanya beragama Kristiani. Ada Indra Lesmana pada piano; Jessilardus Mates dan Peter Erskine pada drum; Barry Likumahuwa pada bass; Bintang Indrianto pada upright bass dan fretless bass; Jalu Pratidina pada perkusi; Saat Syah pada suling bambu; Alvin Witarsa pada biola; Yuliarso pada viola; Angga Pratala pada cello dan Sisca pada guzheng harp. Ini menunjukkan bahwa musik memang bahasa universal yang menghilangkan sekat-sekat keagamaan. Boleh juga dibaca sebagai bentuk toleransi yang tak perlu jadi wacana tapi menjadi karya nyata.

Ketigabelas komposisi yang ada di album ini semuanya sudah dikenal baik dan merupakan lagu-lagu klasik perayaan Natal. Pada track pertama ada ‘Jingle Bells’ dilanjutkan dengan ‘The Christmas Song’, ‘Hark! The Herald Angels Sing’, ‘Santa Claus Is Coming To Town’, ‘The First Noel’, ‘Gloria In Excelsis Deo’, ‘Joy To The World’, ‘White Christmas’, ‘The First Noel’ featuring Barry Likumahuwa, ‘What Child Is This’, ‘Malam Kudus (Silent Night)’, ‘O Holy Night’ dan ‘It Came Upon A Midnight Clear’ sebagai lagu terakhir.

Sebagai seorang gitaris, tentu Budjana mengerjakan album ini dengan konsep instrumental dengan menonjolkan permainan gitarnya. Namun demikian, Budjana tetap memasukkan beberapa komposisi yang berisi vokal. Pada lagu ‘The Christmas Song’ terdapat suara Margie Segers yang jazzy. ‘The First Noel’ yang pertama terisi vokal Sofia Malika Djojonegoro dan di lagu ‘Malam Kudus (Silent Night)’ yang menjadi “lagu wajib” perayaan Natal, Glenn Fredly diberi kepercayaan untuk menyanyikannya dan ia berhasil menyanyikan lagu klasik ini dengan syahdu.

Hal lain yang ikut menambah wawasan saya dalam mengenali lagu-lagu Natal saya dapatkan di album ini. Baru kali ini saya mengetahui para pencipta lagu-lagu klasik Natal beserta usia lagu-lagu tersebut. Semuanya tercantum di album ini. Album ini memang beda dengan album-album Natal yang sudah sering saya dengarkan.

Tj Singo
penikmat musik Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s