EndahNRhesa – Berdua Concert

Entah ini ke berapa kalinya menyaksikan penampilan EndahNRhesa. Setiap kali menyaksikan mereka tampil, selalu ada sesuatu yang baru! Inilah yang menarik dari menyaksikan penampilan mereka secara live.

Bertempat di Langensuko Park Jogja Plaza Hotel tanggal 15 Maret 2014, kali ini duo suami istri yang bermain musik minimalis – hanya bermodalkan gitar dan bas – tampil di acara yang disebut Berdua Concert. Penampil-penampil lain juga merupakan pasangan. Ada Stars & Rabbit, Bottle Smoker dan Teman Sebangku. EndahNRhesa menjadi penutup pada malam itu.

Tepat pukul 21.15, EndahNRhesa muncul di panggung dan langsung membawakan lagu ‘Someday’ dari album terbaru mereka, Escape (2013). Dilanjutkan dengan ‘No Tears From My Eyes’ masih dari album yang sama. Pada lagu ini, Rhesa sempat melakukan solo bass dan asyik memainkan alat musik itu. Disusul oleh Endah yang juga tak mau kalah. Ia menunjukkan kemampuannya juga dalam bersolo gitar. Lagu ketiga yang mereka tampilkan juga diambil dari album Escape, ‘Spacy Billy’.

Setelah lagu ‘Spacy Billy’, Endah memberikan kesan bermain di acara ini. Konsep yang tepat disesuaikan dengan tempat di luar ruang sambil bisa menikmati bulan membuatnya merasa cocok menyanyikan lagu ‘Perfect Afternoon’, sebuah lagu yang ada di album Real Life, album yang tidak dijual komersil tapi menjadi souvenir pernikahan mereka. Album ini bisa diunduh resmi di website mereka tiap bulan Desember, bulan pernikahan mereka.

Lagu berirama lembut ‘Perfect Afternoon’ dilanjutkan dengan ‘Uncle Jim’ dari album Nowhere To Go (2009). Sejenak Endah bercerita tentang lagu ini dan memberikan pesan, “biasanya kita merasakan berartinya seseorang justru ketika orang itu tak lagi ada.” Betul juga ya? Ketika dinikmati dan diresapi, lagu ini benar-benar sebuah lagu yang sedih. Lagu tentang kehilangan seseorang.

Setelah lagu ‘Uncle Jim’, Endah dan Rhesa memadukan suara mereka, agak ramai. Nampaknya ini sebuah spontanitas. Tak dinyana, senar gitar Endah putus. Sambil menunggu memasang senarnya, Rhesa memainkan bassnya mengiringi Endah yang mengatakan hal di luar rencana seperti ini tak perlu ditanggapi dengan sedih. Semua perlu ditanggapi dengan gembira. Lalu meluncurlah lagu milik Bobby McFerrin, ‘Don’t Worry Be Happy’ yang terkenal itu.

Lagu ketujuh yang dibawakan adalah sebuah lagu berbahasa Indonesia yang sebenarnya sudah lama diciptakan tapi belum pernah dimasukkan di dalam album. Album ini bercerita tentang perjalanan seorang TKW (tenaga kerja wanita) yang bekerja jauh terpisah dari keluarga tapi ketika pulang, ia mendapati suaminya sudah menikah lagi. Lagu ini belum diberi judul. Menurut Endah, masih melihat perkembangan J

Selesai lagu ini, Endah memberi sedikit introduksi tentang album berikutnya yang brcerita tentang sebuah hubungan jarak jauh alias LDR, long distance relationship. Tak usah disebut judulnya, penonton sudah tau ini adalah ‘Wish You Were Here’, dari album Look What We’ve Found, tahun 2010. Sepanjang lagu ini, penonton tak berhenti ikut bernyanyi. Inilah salah satu lagu yang memberi predikat kepada EndahNRhesa sebagai penyanyi yang romantis. Karaoke massal di lagu ‘Wish You Were Here’ tak berhenti karena selanjutnya EndahNRhesa menyanyikan ‘Liburan Indie’ dari album kompilasi Radio Kills The TV Star #001 (2012).

Lagu kesepuluh yang mereka bawakan semakin menguatkan EndahNRhesa sebagai pembawa lagu romantis. Dengan intro petikan gitarnya, penonton sudah bersorak. Mereka sudah bisa menebak inilah ‘When You Love Someone’ dari album Nowhere To Go (2009). Pada bait kedua lagu itu, Endah sengaja tak mengeluarkan suara dan membiarkan penonton menyanyikan bagian lagu itu:
When you love someone just be brave to say
That you want him to be with you
When you hold your love don’t ever let him go
Or you will loose your chance to make your dream come true

Sudah 1 jam 10 menit EndahNRhesa berada di panggung. Nampaknya pertunjukan akan berakhir. Namun sudah menjadi tradisi atau ritual di akhir pertunjukan mereka, mereka membawakan lagu yang dinamai “lagu promosi”. Di sinilah Endah dan Rhesa menunjukkan kualitas mereka, membawakan lagu spontan yang kata-katanya mereka rangkai langsung di panggung. Di tiap penampilan mereka, lagu ini selalu beda. Kali ini, Endah membawakan lagunya dengan irama rap. Sesekali, iramanya juga nge-blues.

Tanpa musikalitas tinggi, kemampuan berbahasa yang baik dan spontanitas yang luar biasa, tak mungkin Endah dan Rhesa bisa membawakan lagu seperti ini. Tak semua orang bisa melakukannya. Dan, inilah menariknya menonton pertunjukan EndahNRhesa. Selalu ada yang baru, selalu ada yang lucu!

Tj Singo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s