Sheila Gank – Anggota Sheila on 7 Kelima

So7 all crop res

Banyak group yang penampilannya di panggung menarik. Mereka tak membosankan meskipun ditonton berkali-kali. Banyak faktor yang bisa membuat mengapa mereka tak membosankan. Karya-karya (lagu) yang benar-benar hits, aksi panggung anggota band atau sang solois, kemampuan musikal (skills) anggota band, kharisma sang vokalis atau interaksi dengan penonton adalah hal-hal yang bisa membuat pertunjukan jadi menarik dan tak membosankan untuk dinikmati.

Menonton pertunjukan Sheila on 7 (So7) termasuk yang tidak membosankan. Selalu saja menarik, selalu bisa merinding di lagu tertentu melihat aksi panggung anak-anak asal Yogyakarta ini. Apa yang bisa membuat penampilan Adam, Brian, Duta dan Eross ini tak membosankan?

Karya-karyanya hits, iya. Aksi panggung mereka tidak buruk. Kemampuan musikal mereka sudah ditempa pengalaman selama hampir 20 tahun. Kharisma sang vokalis juga ada. Interaksi dengan penonton juga akrab karena Duta sering menggunakan bahasa Jawa sehari-hari yang tak berjarak dengan penonton. Lalu apa lagi? Menarik untuk mencari faktor lain selain yang disebut di atas.

Pada penampilannya di Lustrum Ke-8 SMAN 8 Yogyakarta hari Sabtu yang lalu, 24 Mei 2014, ada kesempatan mencari jawabannya. Mungkin tidak terlalu detil dan banyak tapi setidaknya ada satu jawaban atas pertanyaan di atas. Selain berada di gedung pertunjukan, sesekali perlu berada di luar gedung dan mendengarkan suara dari luar. Ini bak pemimpin yang mendengarkan suara rakyat tidak hanya dari lingkaran dalam. Sesekali perlu mendengar dari luar kalangannya juga.

Cerita dimulai dari luar tempat pertunjukan. Dari luar GOR UNY, suara dari dalam gedung itu bisa terdengar. Pada saat lagu kedua, Seberapa Pantas, dimulai, penonton bersorak keras. Teriakan yang cukup panjang sejak intro lagu itu sampai beberapa saat penonton ikut menyanyikan lagu itu terdengar jelas. Paduan suara itu begitu kompak.

Berpindah ke dalam gedung untuk menikmati tontonan sebenarnya. Lagu-lagu So7 yang dibawakan memang selalu membuat penonton ikut bernyanyi. Penonton yang kadar kecintaannya pada So7 hanya sebatas mengagumi lagu-lagu yang hits bisa jadi tidak menikmati lagu yang jarang dibawakan di pertunjukan mereka. Namun tidak demikian bagi pecinta So7 garis keras alias Sheila Gank.

Sepanjang pertunjukan, mereka tak berhenti ikut bernyanyi, berteriak dan menggoyangkan badannya. Mereka menuruti apa yang diperintahkan oleh Duta seperti bertepuk tangan atau ikut bernyanyi dan melanjutkan lagu yang dinyanyikan Duta. Interaksi yang dilakukan Duta memang demokratis. Dengan bahasa Jawa yang akrab, ia menawarkan apakah pertunjukan akan disudahi atau dilanjutkan. “Wes yo, rampung toh?” (Sudah ya. Sudah selesai kan?).

Malam itu, tercatat ada 12 lagu pada set list. Yang terjadi di panggung ada penambahan. Kalau tak salah, ada dua atau tiga lagu tambahan. So7 memuaskan keinginan penonton untuk terus berada di ruangan itu menikmati sajian yang mereka berikan. Gerakan badan, mimik muka para penonton, dan teriakan-teriakan yang keluar dari mulut para penonton menunjukkan kecintaan mereka pada band ini. Mereka benar-benar mengapresiasi band ini.

Tak ada rasa lelah nampak dari wajah mereka sepanjang pertunjukan. Yang ada adalah perasaan senang dan fanatisme luar biasa namun mereka tetap tertib, bukan penonton dengan fanatisme yang kelewat batas dan bisa membuat keributan.

Menyaksikan penonton yang selama pertunjukan tidak berhenti ikut bernyanyi menjadi keasikan tersendiri,.bisa melihat bagaimana sebuah band seperti So7 sampai sekarang bisa bertahan di tengah kemunculan band-band baru yang biasanya jadi idola baru. Dari interaksi yang terjadi malam itu, faktor penonton menjadi jawaban mengapa menonton pertunjukan So7 begitu menyenangkan.

Di sepakbola ada istilah pemain ke-12. Pemain ke-12 itu adalah penonton. Penonton ini bisa memberi energi pada tim sepakbola yang didukungnya sehingga meskipun secara teknis kalah dari lawannya, suntikan energi ini bisa memberi kemenangan. Kira-kira begitulah yang terjadi pada pertunjukan So7, baik malam itu maupun pertunjukan-pertunjukan yang lain.

Penonton 02

Ya, penonton adalah energi bagi para personil So7. Dan penonton juga menjadi faktor lain yang membuat pertunjukan So7 begitu hidup. Meskipun seluruh gedung tak diisi oleh penonton yang datang dari kelompok yang sama, kekompakan mereka berinteraksi menunjukkan penonton adalah personil band kelima So7. Bersama para personil So7, penonton pun melompat lebih tinggi. Bersama-sama mereka berteriak …..

Kupetik bintang,
untuk kau simpan
Cahayanya tenang,
berikan kau perlindungan
Sebagai pengingat teman
Juga sebagai jawaban

Tj Singo

Advertisements

3 thoughts on “Sheila Gank – Anggota Sheila on 7 Kelima

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s