Meski Tak Lama – Brian Prasetyoadi & Valentine Dunam

 

Di tahun 80an, ketika industri musik berjaya, sebuah produk bernama lagu single yang proses rekamannya dilakukan di studio rekaman milik label bisa dikumpulkan oleh sebuah label tersebut untuk dikumpulkan bersama lagu lain sehingga bisa dibuat sebuah album kompilasi. Kemajuan teknologi membuat proses pembuatan lagu tak lagi harus dilakukan di studio besar milik label. Studio rekaman tumbuh dimana-mana.

Namun, ketika jaman sudah berubah dimana penjualan sebuah produk bernama lagu tak bisa lagi mengandalkan fisik berupa kaset atau CD karena faktor pembajakan yang merajalela tanpa penyelesaian dan derasnya teknologi bernama Internet yang memberi kemudahan akses unduh secara massive, cara penjualan lain perlu ditempuh antara lain unduh berbayar, misalnya iTunes.

Media sosial menjadi sarana ampuh untuk mempopulerkan sebuah single. Radio juga menjadi teman yang baik karena pendengar bisa meminta lagu tersebut untuk diputar. Radio juga punya peran yang besar karena pemutaran lagu bisa mengisi ruang dengar dan musisi bisa didatangkan untuk lebih banyak bercerita tentang karyanya.

Sementara untuk mendukung sebuat lagu, pembuatan video clip menjadi penting sebagai sarana promosi lewat media sosial dan laman penyedia video clip semacam YouTube. Pembuatan video clip pun sudah bisa dilakukan dimana-mana karena tak butuh lagi peralatan super canggih.

Nama pencipta lagu juga tak lagi faktor penentu keberhasilan sebuah lagu karena kualitas lagu itu lebih penting. Itulah yang ingin ditunjukkan oleh Brian Prasetyoadi atau lebih dikenal dengan Brian Jikustik bersama Valentine Dunam yang membawakan lagu berjudul ‘Meski Tak Lama’ ciptaan CH Indrasmara.

CH Indrasmara namanya memang tak banyak dikenal di dunia industri musik Indonesia. Ia adalah seorang pencipta lagu-lagu pernikahan. Ia merangkum apa yang disampaikan pasangan yang hendak menikah lalu menjadikannya sebuah lagu untuk dinyanyikan pada hari pernikahan.

Lagu ‘Meski Tak Lama’ ini diciptakan Indrasmara sebagai adopsi kisah cinta adiknya tahun lalu untuk menjadi soundtrack pernikahan sang adik dan dinyanyikan pada saat pernikahan. Kali ini, Indrasmara ia mempercayakan Brian dan Valent untuk membawakannya secara profesional. Lagu ini bercerita tentang sebuah proses cinta yang singkat namun dipercayai sebagai jodoh yang sudah diberikan oleh Tuhan.

Suara Brian yang sudah akrab sebagai vokalis Jikustik memiliki peran “ngemong” suara Valent yang mengingatkan kita pada suara Kiki Maria, penyanyi tahun 80an yang sudah tak lagi bernyanyi secara profesional. Cengkok suara Valent yang setipe dengan Kiki Maria terdengar dominan dan padu dengan suara Brian di lagu ini. Valent yang bukan penyanyi profesional dan terakhir tampil pada saat mengikuti sebuah audisi lokal di Yogyakarta menunjukkan suaranya yang tak kalah berkualitas dari penyanyi profesional.

Suara pasangan ini terasa cocok menyanyikan lagu yang liriknya sebagai berikut:

Saat pertama bertemu
Hanya diam dan membisu
Tak ada banyak kata
Diantara kita

Saat pertama bertemu
Jujur aku masih malu
Wajar tak banyak kata
Diantara kita

Tapi waktu mengubahnya
Mungkin Tuhan telah mendengar doaku
Kau disini di depanku
Menjadi jawaban semua doaku

Dan kini terimalah aku
Menjadi pendamping hidupmu
Meski tak lama kau mengenalku
Tapi ku yakin kau tercipta untukku

Kuberjanji untuk selalu
Menjaga dan menyayangimu
Meski kutahu banyak kurangku
Tapi ku kan selalu ada di sisimu

Sepanjang hidupku…

Mungkin saja mereka memang cocok menjadi pasangan hidup di dunia sebenarnya?

Tj Singo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s