The Power of A Song

Angel res

Percaya pada kekuatan atau khasiat sebuah lagu? Boleh percaya boleh tidak. Tapi, sebuah lagu yang diciptakan dari sebuah kebenaran bisa menggugah, menginspirasi atau memotivasi orang untuk menjadi lebih baik.

Berapa orang yang persahabatannya menjadi lebih kental setelah mendengarkan ‘You’ve Got A Friend’ dari Carole King, ‘That’s What’s Friends Are For’ dari Dionne Warwick atau ‘You Needed Me’ dari Anne Murray? Dan, berapa orang mendapat pencerahan setelah mendengarkan lagu ‘You Raise Me Up’ milik Josh Groban?

Tulus atau Muhammad Tulus, penyanyi yang mendapat penghargaan sebagai Artist Of The Year 2014 dari HAI Magazine dan album keduanya – Gajah – dinobatkan sebagai Album Terbaik 2014 oleh majalah Rolling Stone Indonesia, bisa dikatakan telah mengubah jalan pikiran beberapa orang setelah mendengar lagunya berjudul ‘Gajah’.

Lagu yang dia ciptakan dari pengalaman pribadinya semasa kecil kini menjadi lagu yang hits dan sudah menginspirasi dan memotivasi beberapa orang untuk tak harus minder dengan kekurangannya. Lagu ini berlatar belakang masa kecil Tulus yang mendapat julukan gajah karena tubuhnya yang besar. Kala itu, sebagai anak kecil, Tulus marah mendapat olokan seperti ini.

Tapi, olokan itu justru menjadi inspirasi bagi Tulus menjadi sebuah karya yang akhirnya harus diakui sebagai lagu yang punya kekuatan membangkitkan semangat orang yang rendah diri karena menjadi bahan ejekan orang lain. Pada Konser Gajah yang diadakan di Yogyakarta 21 Maret yang lalu, seusai membawakan lagu Gajah, Tulus bercerita tentang inspirasi lagu ini dan juga tentang seorang ibu yang anaknya mendapatkan ejekan dari teman-temannya tapi setelah mendengarkan lagu ini, sang anak menjadi bersemangat bersekolah lagi.

Apa yang disampaikan Tulus saat itu ternyata juga terjadi pada Angel alias Maria Angelita Widna Permatasari, seorang remaja 15 tahun yang memiliki kelebihan suara yang indah tapi mengalami ketidakpercayaan diri karena merasa memiliki kekurangan fisik.

Angel yang minggu ini menjalani ujian akhir SMP mengalami tidak percaya diri karena fisiknya yang gemuk. Ketika kecil, dia belajar main piano tapi akhirnya memutuskan untuk lebih mendalami belajar biola karena merasa lebih cocok dengan instrumen musik itu. Dia lebih banyak bernyanyi mengolah talenta pemberian Tuhan dan beberapa kali memenangkan lomba menyanyi.

Ketika Tulus merilis album pertamanya, kekaguman Angel terhadap Tulus tak sedalam saat ini. Lagu-lagu Tulus di album pertamanya semua didengarkannya. Dia juga menyukai ‘Mengagumimu Dari Jauh’, lagu Tulus yang tak ada di album dan merupakan lagu demo yang ditawarkan ke label-label pada saat awal Tulus mencoba meniti karir di dunia industri musik. Angel sangat menikmati semua lagu Tulus.

Setelah Tulus merilis album Gajah, Angel menempatkan penyanyi ini sebagai idola nomer satu. Alasan utamanya adalah lagu Gajah telah mengubah hidupnya. Angel yang tau cerita tentang lagu ini mendapat pencerahan. Cerita Tulus kecil yang diejek teman-temannya dan dijuluki gajah terjadi juga pada dirinya walaupun dalam skala yang tak sama persis. Fisiknya yang – diakuinya sendiri – gemuk menjadi makanan empuk bagi teman-temannya sebagai bahan olokan. Dan ini membuatnya menjadi minder meskipun dia punya kelebihan suara yang indah.

Lirik yang ada di lagu Gajah membuat Angel menyadari bahwa ejekan tak selamanya jelek. Adalah penggalan lirik “kau temanku kau doakan aku” pada lagu itu yang membuat Angel benar-benar jatuh cinta pada lagu ini dan selanjutnya lagu ini mengubah hidupnya, menyemangati dan memberi motivasi untuk menjadi percaya diri. Setiap hari Angel memutar lagu ini. Bahkan ketika dia akan tampil menyanyi dan gugup, lagu ini juga menjadi senjata baginya untuk menambah kepercayaan dirinya.

Mendengarkan lagu-lagu Tulus tidaklah cukup untuk Angel. Dia juga tau sepak terjang bagaimana Tulus akhirnya bisa menjadi seperti sekarang ini. Dia selalu ingin menghadiri pertunjukan musik Tulus di Yogya. Pertunjukan Tulus di Yogya pertama kali pada 24 April 2013 terlewat. Waktu itu, kekagumannya pada Tulus masih biasa saja. Dia agak menyesal melewatkan pertunjukan Tulus pada Nine Concert With Tulus tanggal 9 Januari 2014 – karena saat akan membeli tiket dia mendapat info tiket sudah habis. Dia juga tak kebagian tiket saat ingin menonton pertunjukan Tulus Romantic Tunes pada 21 Februari 2015.

Kesempatan pertama menonton Tulus terjadi pada Konser Sepenuh Cinta, 12 Desember 2014. Angel juga sangat gembira bisa menyaksikan Konser Gajah Tulus pada 21 Maret 2015 yang lalu. Sebenarnya, Angel ingin membeli tiket kelas VVIP karena dia ingin bertemu sang idola pada sesi Meet & Greet. Sayang, alasan finansial membuatnya urung membeli tiket yang dia dapatkan dari hasil menyisihkan uang jajannya. Tapi, dia bahagia bisa berada di konser tunggal tersebut dan cukup “mengagumimu dari jauh”.

Saat ini, Angel sudah tak sabar menyaksikan pertunjukan Tulus di Yogya dengan tajuk Love, Peace and Music yang akan diadakan 8 Mei nanti dimana saat itu, dia sudah selesai ujian. Selain menonton idolanya, Angel sangat ingin bisa bertemu, berjabat tangan dan berfoto dengan Tulus. Angel berharap dia bisa menjadi orang yang seberuntung Maya yang pada Konser Gajah di Yogya memberikan bingkisan pada Tulus dan suratnya dibaca di panggung dan dengan ketulusannya Tulus memanggil Maya kemudian mengajak berfoto di panggung.

Tak hanya berfoto, Angel juga ingin mengucapkan terima kasih secara langsung pada Tulus atas lagu Gajah yang sudah mengubah hidupnya, mengatasi rasa rendah diri atas kekurangannya menjadi seseorang yang percaya diri dan lebih berprestasi di bidang tarik suara sebagaimana lagu ini juga memberikan “penyembuhan” bagi orang lain seperti selalu diceritakan oleh Tulus.

Keinginannya bertemu dan kekagumannya pada Tulus diceritakan dengan mata berkaca-kaca. Bisa saja,di hadapan Tulus, Angel menyanyikan lagu ini dengan suaranya yang bagus dan mudah-mudahan, matanya yang berkaca-kaca itu tak harus pecah berkeping-keping ketika keinginannya terkabul. Dan kalau keingingannya terkabul, pertemuan itu akan menjadi kado terindah ulang tahunnya pada 10 Mei, 2 hari setelah pertunjukan itu.

Gajah, selain berbadan besar dan merupakan lagu yang hits, ternyata juga bisa mengubah hidup orang untuk menjadi lebih baik.

 

Tj Singo

Advertisements

One thought on “The Power of A Song

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s