Kecewa Di Ngayogjazz 2014

Catatan: Harap jangan hanya baca judulnya tapi selesaikan sampai akhir tulisan.

Ngayogjazz. Sebuah perhelatan jazz tahunan di Yogyakarta. Sebuah pesta musisi jazz ala ndeso. Ndeso? Ya, karena selalu diadakan di desa. Perhelatan yang diadakan sejak tahun 2007 ini awalnya menarik saya hanya untuk menonton para penampil yang sudah punya nama alias musisi level nasional. Itu pun menarik saya mulai tahun 2008 di Tembi karena penampilnya adalah idola.

Kejadian di Tembi berlanjut ke tahun-tahun berikutnya: tahun 2009 di Pasar Seni Gabusan, Bantul; 2011 di Pelataran Djoko Pekik, Bantul (yang ini seharusnya tahun 2010 tapi diundur menjadi 2011 karena bencana meletusnya Gunung Merapi di bulan Oktober 2010); 2011 kedua di Kotagede; 2012 di Brayut; 2013 di Sidoakur dan 2014 kembali ke Brayut. Continue reading

Lagu Rindu Kerispatih – Tribute To Kerispatih Ala Kampayo XT

Bagi sebuah group band, seorang penyanyi solo atau pencipta lagu, acara tribute to atau salute to adalah sebuah apresiasi atas karya mereka. Acara ini menegaskan eksistensi atau popularitas karya mereka.

Itulah yang hendak disampaikan oleh Kampayo atau Keluarga Musisi Penyanyi dan Artis Panggung Yogyakarta yang secara reguler menggelar musik secara live di sebuah tempat bernama Warung Musik Kampayo (WMK). Di tempat ini, pengunjung menikmati sajian kuliner sambil mendengarkan musik yang tersaji oleh group band yang berbeda tiap harinya. Sajian musik terbukti membuat pengunjung betah berada di sana karena bisa request lagu-lagu kesukaan mereka atau sesekali menyanyi secara spontan. Continue reading