Kasih Tak Memilih – Letto

Letto - 2016 Kasih Tak Memilih

Apa yang terbersit di benak ketika mendengar nama band Letto? Sebagian orang menjustifikasi Letto adalah band dengan lagu-lagu cinta. Cinta macam apa? Mayoritas orang menyempitkan pemahaman cinta sebagai perasaan suka antar dua orang berlainan jenis. Cinta antara pria dan wanita saja. Dalam konteks karya-karya Letto, bisa saja benar.

Tapi, Letto berbicara cinta tak hanya dalam konteks hubungan asmara antara dua insan manusia. Lebih dari itu, karya-karya Letto yang bertema cinta sebenarnya lebih universal dan filosofis. Pilihan kata dalam lirik-lirik lagu Letto tak jarang cukup mengernyitkan dahi meskipun bagi sebagian orang yang hanya bernyanyi tanpa menghayati, lirik mereka terasa ringan.

Coba lihat sejenak karya awal mereka Sampai Nanti Sampai Mati (2005). Sekilas judulnya berbicara tentang hubungan (cinta) yang akan berlanjut sampai pada titik kematian. Padahal, jika dipelajari lebih dalam, lagu ini merupakan sebuah anjuran untuk memiliki ketetapan hati yang teguh

Tetap semangat
Dan teguhkan hati
Di setiap hari
Sampai nanti
Sampai mati
Tetap melangkah
Dan keraskan hati
Di setiap hari
Sampai nanti
Sampai nanti

Lagu Sandaran Hati dari album yang sama dengan telaah lirik di atas bisa saja diterjemahkan sebagai sebuah keinginan pada pasangan. Namun ketika ditelusuri lebih dalam, lagu ini terterjemahkan sebagai sebuah kepasrahan diri pada yang Maha Kuasa.

Jika Kaulah sandaran hati
Inikah yang Kau mau,
Benarkah ini janjiMu
Hanya Engkau
Yang ku tuju
Pegang erat tanganku
Bimbing langkah kakiku
Aku hilang arah
Tanpa hadirMu,
Dalam gelapnya malam hariku

Inilah Letto yang filosofis. Sekilas lagu yang terdengar ringan ternyata liriknya jauh lebih universal dan pilihan katanya punya ciri sendiri. Di lagu Ruang Rindu misalnya,.Kata ruang yang lazimnya berarti sebuah dimensi tempat diubah menjadi tempat pertemuan sebuah perasaan.

Kau datang dan pergi begitu saja, semua ku terima apa adanya
Mata terpejam dan hati menggumam, di ruang rindu kita bertemu

Atau, pada lagu Sebelum Cahaya (2007) yang mengangkat nama band ini karena menjadi theme song sebuah sinetron yang tiap hari ditayangkan di televisi. Perpaduan unsur alam (angin) dan keadaan (mesra) menjadikan lirik lagu Letto sebenarnya tidak sederhana namun nyaman dan asik dinyanyikan.

Ingatkah engkau kepada embun pagi bersahaja
Yang menemanimu sebelum cahaya
Ingatkah engkau kepada angin yang berhembus mesra
Yang kan membelaimu, cinta

Contoh-contoh di atas pada akhirnya membuat Letto sebagai band dengan lagu-lagu yang berkonsep. Filosofi hidup juga menjadi ciri pada band ini.

Album terakhir yang mereka hasilkan, Cinta Bersabarlah, di tahun 2011 dimana mereka masih mempertahankan karakter mereka terganggu penjualannya karena trend sesaat yang menguasai dunia industri musik Indonesia yang sering takluk dengan alasan permintaan pasar. Sangat disayangkan ketika sebuah karya bagus harus terpinggirkan oleh realitas sesat sesaat yang dijadikan pembenaran untuk mengakomodasi hura-hura temporer.

Ruang waktu yang sudah berjalan lima tahun dan menghasilkan kemacetan mereka berkarya tahun ini akan segera terurai dengan kehadiran karya baru. Meskipun kali ini mereka harus mengikuti trend di dunia industri dengan mengumpulkan senapan untuk berperang berupa karya single, setidaknya mereka siap membelah hutan dan menunjukkan jati diri mereka yang filosofis dan berdiksi indah penuh metafora.

Kasih Tak Memilih adalah karya yang mereka sodorkan ke publik sebagai sebuah single baru. Meksipun harus mengingkari sejarah mereka sebagai penghasil album, setidaknya Letto akan segera mengobati ruang rindu para pecintanya.

Kasih Tak Memilih merupakan sebuah lagu yang bertema sebuah masalah sebaiknya diselesaikan dengan solusi yang lebih luas. Jika cinta adalah sebuah hubungan yang lebih sempit, maka kasih yang bersifat lebih damai dan universal adalah sebuah alternatif yang positif. Inilah cuplikan lirik Kasih Tak Memilih:

Cinta yang tlah hilang
Seharusnya tak mengapa
Karena kasih yang menjaga
Hati yang bersih
Hati yang tlah murni takkan tersakiti

Jadi, mari membuka ruang rindu yang tertahan selama ini dengan kasih yang menjaga hati yang bersih.

 

Tj Singo
Penikmat Musik Indonesia

 

Advertisements

2 thoughts on “Kasih Tak Memilih – Letto

  1. Sa denger kabar mereka sudah cabut dari label ya pak? hehe. Lagu ini saya suka banget sound drumnya. Kalau bicara konteks yang lebih makro lagi, Letto ini band yang siap utnuk punya karir di industri. Beberapa kali baca wawancara panjangnya, terlihat mereka sudah tau mau dibawa kemana band ini. Mungkin keputusan keluar dari label juga sudah dipikirkan masak-masak.

  2. Mereka keluar setelah album ke-4. Kemudian label membuat Best Of mereka. Pasti ada alasan di balik keluarnya mereka dari label. Tapi saya gak tau alasannya, belum tanya ☺

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s