Kotak

Saya (akhirnya) memutuskan mengoleksi karya Kotak bukan karena biar dianggap kekinian. Lha wong kalau ketemu mereka di antara Kerabat Kotak yang usianya seumuran anak sulung saya, saya jadi simbah.
Tapi, saya mengoleksi album mereka karena saya suka karya mereka. Berkali-kali berjumpa, tak ada kesan pongah pada diri mereka. Padahal mereka berada di puncak ketenaran.
Perjuangan Cella yang dulu logo daerah KTP-nya sama dengan punya saya adalah sebuah cerita perjuangan hidup bagaimana anak muda ini rela “mbambung” demi cita-citanya, bukan demi Cita Citata 😝
Perjalanan karir band ini bermula dari audisi ajang pencarian bakat khusus band yang salah satu orang penting di ajang itu adalah Dody Is.
Kotak tak langsung melejit. Perjalanannya melewati waktu dengan berganti personil. Nama Kotak yang filosofinya adalah 4 sisi yang berarti 4 personil akhirnya menjadi 3 orang tanpa mengganti nama band mereka menjadi Segitiga. Repot lha ganti nama. Pakai selamatan jenang 7 rupa 😁
Proses yang mereka jalani sampai menjadi sebuah group dengan jadwal manggung “pergi pagi pulang pagi” bukan proses instant. Semua terjadi karena Pelan Pelan Saja, seperti judul lagu yang melambungkan nama mereka di dunia industri musik Indonesia.

#mycollection
#note
#testimony
#Kotak – with CHUA, Tantri, and Cellanadalam

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s