Di Balik Panggung Krakatau Reunion Prambanan Jazz – Catatan Kecil Pengagum Krakatau

Di antara sekian banyak pengagum Krakatau, saya termasuk orang yang beruntung. Begitu mengagumi mereka sejak awal mereka merilis album diikuti album-album berikutnya yang totalnya hanya empat, saya yang dulu sangat berharap bisa bertemu dan mengenali mereka dengan dekat akhirnya bisa bertemu dan dekat. Dari Krakatau-lah saya bisa menikmati musik jazz yang dulu saya tidak suka.

Menonton mereka di panggung hanya terjadi satu kali pada masa mereka aktif. Itu terjadi di tahun 1987 tepatnya tanggal 24 Oktober di Sport Hall Kridosono. Masih teringat bagaimana suasana pertunjukan mereka di Yogyakarta yang dulu tak punya banyak pilihan untuk pertunjukan musik. Kerasnya volume suara yang memekakkan telinga membuat telinga berdengung ketika keluar dari tempat pertunjukan. Bagaimana mereka yang saat itu masih berusia belasan tahun sudah menjadi musisi yang luar biasa dan bagaimana saat lagu terakhir selesai dibawakan kemudian Trie Utami memeluk Indra Lesmana semuanya tak pernah hilang dari ingatan saya. Continue reading

Krakatau Reunion Prambanan Jazz– Kesempurnaan Sebuah Reuni

Pertunjukan Krakatau Reunion di pagelaran Prambanan Jazz 2016 adalah sebuah pertunjukan reuni sempurna sebuah band yang sudah lama terpisah.

Dibanding penampilan mereka pada Economic Jazz Live (EJL) XXI 10 Oktober 2015, penampilan kali ini jelas lebih greget karena seluruh personil berjumlah enam orang yang berjaya dengan Krakatau hadir di panggung yang besar di ruang terbuka beratapkan langit dengan hiasan belakang Candi Prambanan yang nyata.

Continue reading

Kiki Maria Sang Pelintas Sunyi

Sore tadi.
Pertemuan pertama dengan penyanyi 80an ini terjadi beberapa tahun lalu di sebuah gereja. Kemudian setahun lalu bertemu lagi pada sebuah pertunjukan musik dimana Koes Plus/Bers tampil. Tapi baru sore tadi mendapat kesempatan untuk meminta tanda tangan di kelima album plus dua album kompilasi (terbaik) sekalian ngobrol tentang karir di masa lalu dan kegiatan saat ini.
Pendengar musik di tahun 80an mengenali lagu-lagunya tapi pendengar musik setelah era 90an tak semua tau karena sejak album terakhirnya, dia praktis tak lagi aktif di dunia musik Indonesia.
Lebih banyak orang Indonesia mengenali ibunya sebagai pemain film bergenre horor.
Penyanyi bernama Kiki Maria adalah anak dari Suzanna yang dijuluki sebagai artis bintang film horor.

📷 by Dhani

Terima kasih mas fotografer…..

View on Path