Seandainya Aku Bisa Terbang – The KadriJimmo

Tidaklah mudah menginterpretasi ulang sebuah lagu yang memiliki branding yang sangat kuat apalagi lagu yang dibawakan oleh penyanyi asli, baik penyanyi solo atau group, sangat melekat dan terus melahirkan fans baru bagi penyanyi aslinya itu. Lagu “Seandainya Aku Bisa Terbang” ciptaan Yovie Widianto yang pertama dinyanyikan oleh group yang dipimpinnya, Kahitna, sangatlah melekat di benak pendengar musik Indonesia. Lagu yang dirilis di tahun 1994 di album pertama Kahitna, Cerita Cinta, sampai saat ini masih dinyanyikan banyak orang. Saat Kahitna manggung, lagu ini termasuk yang ditunggu.

Adalah group The KadriJimmo yang “nekat” menginterpretasi ulang lagu ini. The KadriJimmo saat ini terdiri dari Kadri dan Jimmo (vokal dan komposer), Noldy (gitar), Popo Fauza (kibor dan piano), Soebroto Harry (bass), dan Iyoen Hayunaji (drums). Kadri mengawali karirnya di dunia musik Indonesia lewat band Makara dengan album Laron Laron (1986) bersama antara lain Adi Adrian (KLa Project) dan Hari Moekti yang sekarang memilih dunia religi sebagai pegangan hidupnya. Jimmo populer di lagu “Pujaanku” berduet dengan Melly Goeslaw untuk film laris, Eiffel I’m In Love di tahun 2003. Pertemuan kreatif Kadri dan Jimmo melahirkan The KadriJimmo dan menelurkan album Indonesia Hebat (2009) dengan single “Srikandi” karya Sri Mulyani bersama Once, Addie MS, City of Prague Philharmonic Orchestra serta Tanah Sang Pemberani EP (2015).

Di tahun 2018 ini, The KadriJimmo yang beraliran power pop mengemas lagu yang sudah berusia hampir seperempat abad menjadi sebuah single untuk memperkaya perpustakaan musik Indonesia dengan distribusi digital berada di bawah naungan GP Records.

“Seandainya Aku Bisa Terbang” versi The KadriJimmo sangat kental nuansa akustik. Dibuka dengan petikan gitar dan suara Jimmo. Di pertengahan lagu, musik diperkaya instrumen lain diikuti suara Kadri yang melengking mempercantik nuansa lagu ini. Suasana tenang dan anggun yang tercipta tidak lepas dari sentuhan orkestrasi yang pas dari Alvin Witarsa yang membangun citra lagu ini menjadi kuat serta Rendy Pandugo sebagai produser yang mengemas lagu ini dengan konsep akustik yang meruang atau sering disebut “audiophile”.

Branding lagu Kahitna yang kuat berhasil ditafsir ulang oleh The KadriJimmo dengan hasil berbeda yang tak kalah cantik dari versi aslinya. Dua versi “Seandainya Aku Bisa Terbang” memiliki ciri masing-masing. Kedua versi bisa menjadi anthem untuk pasangan yang harus menjalani hubungan jarak jauh. Dan, versi The KadriJimmo ini juga cocok dijadikan theme song sebuah film percintaan untuk mendukung narasi dan visualisasi cerita. yang sekarang menjamur di layar lebar.

 

Tj Singo
Penikmat Musik Indonesia

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s