Badai Romantic Project – Terakhir Untuk Selamanya

Setelah melamar, apa jenjang berikutnya dalam sebuah hubungan cinta? Menikah. Menikah adalah pengucapan janji setia sehidup semati. Inilah yang hendak disampaikan Badai Romantic Project (BRP) lewat single ketiga band ini, “Terakhir Untuk Selamanya”. Lagu ciptaan Doadibadai Hollo ini menyambung karya lain yang telah dirilis sebelumnya, “Tak Denganku” (2016) dan “Melamarmu” (2017).

Single yang dirilis di tahun 2016 terdengar sebagai sebuah cerita yang tidak happy ending jika didengarkan sepintas. Namun jika dilihat dari sisi baik, cerita lagu ini juga bisa positif, belajar merelakan cinta yang tak bisa bersatu. Cinta tak harus memiliki. Tema ini memang jamak dijadikan lagu. Sebut saja “Kasih Tak Sampai” (Padi album Sesuatu Yang Tertunda, 2001) “Bahagia Melimatmu Dengannya” (Jikustik album Pagi, 2004), “Cinta Sendiri” (Kahitna album Soulmate, 2006), atau “Tak Lekang Oleh Waktu” (Kerispatih album Tak Lekang Oleh Waktu, 2008).

Single kedua BRP, Melamarmu yang bercerita tentang kesungguhan seseorang terhadap pasangannya semakin menaikkan nama band ini dengan jumlah penonton video clip di YouTube yang menembus angka satu juta serta banyaknya orang yang menyanyikan lagu ini dan mengunggahnya di laman video terpopuler di jagat dunia maya. Lagu ini merupakan sebuah cerita yang berakhir dengan kebahagiaan.

Dan, di tahun ini, tepatnya tanggal 23 Februari, BRP merilis single ketiga “Terakhir Untuk Selamanya”. Lagu ini bercerita tentang keseriusan seseorang dalam perjalanan cintanya dan mengucapkan ikrar saling setia dalam perkawinan. Lagu yang notasinya sudah dibuat empat tahun lalu dan liriknya ditulis setelah single kedua dirilis merupakan permenungan sang pencipta lagu atas imajinasi bagaimana hidup tanpa pasangan dan masih sanggup bertahan memegang janji sehidup semati sebagaimana bunyi secuplik lirik di lagu ini: “Tuhan aku bersumpah//Biar langit saksinya//Dialah cinta terakhir//Tak akan ada yang lain” dan lirik yang lengkap sebagai berikut:

Kini terlewat sudah
Masa penuh nestapa
Kutemukanmu di sini
Diakhir pencarianku

Kusematkan janji
Sehidup dan semati
Menghabiskan sisa hidup
Hanya denganmu

Tak pernah kusangka
Kau terima, seluruh lebihku
Bahkan kurangku

Tuhan aku bersumpah
Biar langit saksinya
Dialah cinta terakhir
Takkan ada yang lain

Kusematkan janji
Sehidup dan semati
Menghabiskan sisa hidup
Hanya denganmu

Tak pernah kusangka
Kau terima, seluruh lebihku
Bahkan kurangku

Tuhan aku bersumpah
Biar langit saksinya
Dialah cinta terakhir
Takkan ada yang lain
Dialah cinta terakhir
Takkan ada yang lain

Dentingan piano khas Badai, petikan akustik gitar serta vocal Julian yang berkarakter serta suara band yang harmonis membuat lagu ini sangat manis. Lirik yang sederhana memperkuat karakter lagu ini. Single yang diproduksi GP Records bisa jadi akan segera menyusul single kedua menjadi populer. Pemanfaatan sosial media sebagai media promosi akan mempercepat proses lagu ini didengar banyak orang, disaksikan video clipnya serta di cover untuk diunggah di laman YouTube serta bisa menempati tangga lagu teratas di laman penjualan digital.

Dari ketiga single yang sudah dirilis, Badai ingin memberikan pesan bahwa band ini akan berkarya dengan akhir cerita yang indah atau bahagia pada setiap lagunya. Jika demikian adanya, band ini boleh menyatakan memiliki konsep dengan cerita positif. Tinggal tunggu saja ketika seluruh single yang telah dirilis dikumpulkan dalam sebuah album dan BRP yang beranggotakan Julian Syahputra (vokal), Badai (kibor, vokal, music director), Bona Ambarita (bass), dan Ronny (drum) menjadi band with happy ending story songs.

Menarik untuk menunggu karya-karya mereka yang disatukan dalam bentuk album. Bagaimana jika album yang direncankan nantinya berisi sebuah perjalan cinta, mulai dari pacaran, saat diputus, kemudian melamar, mengucapkan janji setia dan dilanjutkan cerita-cerita lain dalam mengarungi bahtera rumah tangga? Kapan? Mari kita dukung mereka dengan membeli albumnya. Jangan hanya unduh haram saja.

Tj Singo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s