15 Tahun Kerispatih – Dukungan Sepanjang Usia

Setiap pertambahan usia selalu dirayakan. Setiap pertambahan usia selalu ada harapan. Tak terkecuali pada sebuah band yang terus berkarya dan dalam perjalanannya mengalami perubahan berada di atas lalu di bawah. Hampir semua band mengalaminya termasuk Kerispatih.

Hari ini, 22 April 2018, Kerispatih tepat berusia 15 tahun. Di usia antara satu dan dua dekade, band ini terus berupaya bertahan dalam perjalanan yang diselingi pergantian dan kepergian anggotanya. Di tahun 2009 selepas merilis album keempat, Semua Tentang Cinta, Sammy, sang vokalis, pergi dari band yang telah membesarkan namanya dan group ini. Sebuah keputusan berat harus terjadi. Mau tak mau harus terjadi. Namun, “the show must go on”. Harus ada pengganti garda depan agar perjalanan berlanjut.

Fandy Santoso, seorang pengagum Kerispatih, akhirnya terpilih dari sekian orang untuk bergabung dengan band ini di masa keemasan mereka. Awal masa bergabung dengan band ini merupakan masa terberatnya karena banyak komentar orang yang beredar. Namun akhirnya ia bisa megatasinya dan melaju bersama band ini.

Kepergian Sammy menjadi salah satu fase terberat band ini dan menginspirasi Badai menciptakan lagu “Tertatih”. Perjalanan bersama Fandy terus berjalan sampai mereka merilis album Delapan di tahun 2015, tepat selusin warsa perjalanan band ini. Lagu “Tertatih” bisa jadi menggambarkan perjalanan band ini. Perubahan positif yang diharapkan tak juga datang. Tapi ini bukan kesalahan.(seperti judul lagu band Jikustik) Kerispatih semata. Dunia industri musik Indonesia memang sedang entahlah. Kehidupan di dunia ini ditentukan pemodal dan tren yang ingin diciptakan pemodal. Situasi yang menyedihkan, sebenarnya.

Kejadian yang tak kalah berarti adalah ketika Badai sebagai motor band ini pun akhirnya meninggalkan band yang didirikan bersama teman-temannya semasa bersama-sama menimba ilmu musik di IMI (Institut Musisi Indonesia). Keputusannya pergi dari band ini di tahun 2016, setahun setelah album Delapan dirilis, membawa perubahan besar pada band ini. Sebagian besar karya-karya Kerispatih adalah ciptaan Badai. Dan menjadi pertanyaan bagaimana selanjutnya ke depan.

Dan, saat band ini mencoba menata perjalanan ke depan, ada kesedihan yang tak bisa dihindari. Mereka merencanakan sebuah pertemuan yang melibatkan semua personil dan mantan personil, kru dan mantan kru serta semua Mahapatih yang berminat ikut memeriahkan ulang tahun ke-15. Dua minggu sebelum acara berlangsung, Andika sang bassist dipanggil Tuhan. Ini adalah sebuah kehilangan yang tak mungkin terganti. Kepergiannya yang begitu mendadak mengejutkan semua pihak. Rencana pertemuan yang digagas olehnya tak bisa dihadirinya. Tentu semuanya sedih.

Di hari jadi ke limabelas sedianya Kerispatih hendak menentukan langkah mereka ke depan. Rencana ini jadi berubah karena Andika yang “Pergi Dengan Indah”. Lalu bagaimana selanjutnya?

Di sepakbola yang jumlah pemainnya sebelas orang terdapat istilah pemain ke duabelas. Pemain keduabelas ini adalah pendukung mereka. Begitu juga dalam sebuah band. Kerispatih yang sekarang menyisakan tiga patih juga memiliki personil (patih) tambahan. Mereka adalah Mahapatih.

Tak ada Mahapatih yang tak sedih dengan perubahan yang terjadi di Kerispatih. Tapi dengan segala cinta, mereka bersedia menjadi personil tambahan. Kecintaan dan kekaguman mereka terhadap band ini “Tak Lekang Oleh Waktu”. Mereka menerima apa adanya dan selalu menunjukkan kesetiaan dan kecintaan, “Cinta Sampai Mati”.

Dari ungkapan di grup telepon pintar Mahapatih, mereka bercerita bagaimana awalnya mereka jatuh cinta pada Kerispatih. Lewat karya-karya band ini, para Mahapatih kembali mengenang awal mula mereka jatuh cinta. Kecintaan mereka bertambah dengan mengenal para patih yang sangat rendah hati dan hangat menerima Mahapatih.

Jika umumnya fans sebuah band tak selalu mendapat exit permit dari orangtua untuk menyaksikan band idola, tidak begitu pada Mahapatih. Orangtua mereka mengijinkan mereka untuk menyaksikan Kerispatih sampai larut malam. Dukungan orangtua tentu bisa menambah ketebalan kecintaan Mahapatih untuk menjadi bagian tak terpisahkan dari Kerispatih.

Mahapatih menjadi aset bagi Kerispatih. Perubahan yang terjadi tak menyurutkan semangat mereka untuk terus mencintai band ini. Dengan personil yang ada sekarang, Mahapatih berharap Kerispatih terus berjalan. Mereka terus berharap Kerispatih masih berkarya supaya nama dan karya mereka tetap abadi.

Dengan dukungan yang tak lekang oleh waktu dan terus ada sepanjang usia, masih adakah alasan dari personil tersisa untuk berhenti berkarya? Teruslah berjalan, nama kalian tak bisa dihapuskan dari sejarah musik Indonesia. Nama kalian telah terpatri di hati pecinta musik Indonesia terutama Mahapatih yang selalu bersedia menjadi tambahan patih untuk menegakkan nama besar Kerispatih. Bagi mereka, Kerispatih “Masih Ada” dan “Melekat Di Jiwa”. Mereka setuju “Perjuangan Belum Selesai” dan dengan lantang bersuara:

Aku berjalan trus menembus kegelapan
Merenggut bulan dan
Menggapai berjuta bintang
Ku yakin cinta akan berpihak kepadaku…
Hingga akhir waktu,
Hingga detak nadi berhenti
Perjuanganku belum selesai…

Dan percayalah, kekuatan Kerispatih ada karena dengan seluruh cinta kalian meyakini perjalanan ini terus berlanjut “Karena Mereka Selalu Ada”

Ku bisa tersenyum karena
Cinta itu ada untuk diriku
Ku bisa menatap lagi hidup
Ini indah, bersama dirimu
Melewati semua tangis
Dan air mata,
Ku bisa tersenyum
Karena mereka selalu ada…..

Selamat hari jadi ke limabelas, Kerispatih. Kami terus mendukung Anton, Arief dan Fandy untuk tetap berjalan menembus kegelapan karena kami selalu ada sepanjang usia…..

 

Tj Singo
Mahapatih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s