Trie Utami – Kekasih Bayangan

sumber foto: dokumentasi Trie Utami

Banyak yang mengenalnya sebagai vokalis band Krakatau, Trie Utami adalah seniman tulen serba bisa yang menguasai banyak hal. Menyanyi, pasti. Dia juga bisa memainkan piano klasik, menari, melukis, dan juga bermain teater. Trie Utami yang seorang multi lingual (menguasai beberapa bahasa asing) adalah juga seorang guru vokal, penulis buku dan juga pencipta lagu. Lagu-lagunya bertebaran di album-album Krakatau, album-album solonya dan juga dibawakan oleh beberapa penyanyi Indonesia seperti Harvey Malaihollo dan Titi DJ. Perjalanan musikalnya menghasilkan banyak album baik bersama Krakatau, 7 Bintang, Rumpies, Canizzaro, kolaborasi dengan beberapa penyanyi lain maupun album solo. Continue reading

Antara Vina Panduwinata, Trie Utami & Ruth Sahanaya

 

Ketiganya adalah penyanyi favorit saya. Ketiganya adalah penyanyi yang membentang waktu panjang dalam berkarya. Ketiganya adalah penyanyi yang konsisten dengan karirnya. Lalu apa yang hendak dibicarakan? Tulisan ini hendak menjabarkan karya-karya mereka dan semoga bisa memberikan masukan yang lebih produktif.

Urutan nama pada judul di atas dibuat lebih karena mencari rima yang nyaman dibaca. Tak ada alasan lain karena ketiganya memulai karirnya dalam waktu yang hampir bersamaan, era 80-an. Lagu-lagu yang disebutkan dalam tulisan ini hanyalah contoh karena tidak mungkin menuliskan semua lagu yang populer karena keterbatasan ruang tulis.

Sekarang waktunya “menguliti” karya masing-masing. Continue reading

Di Balik Panggung Krakatau Reunion Prambanan Jazz – Catatan Kecil Pengagum Krakatau

Di antara sekian banyak pengagum Krakatau, saya termasuk orang yang beruntung. Begitu mengagumi mereka sejak awal mereka merilis album diikuti album-album berikutnya yang totalnya hanya empat, saya yang dulu sangat berharap bisa bertemu dan mengenali mereka dengan dekat akhirnya bisa bertemu dan dekat. Dari Krakatau-lah saya bisa menikmati musik jazz yang dulu saya tidak suka.

Menonton mereka di panggung hanya terjadi satu kali pada masa mereka aktif. Itu terjadi di tahun 1987 tepatnya tanggal 24 Oktober di Sport Hall Kridosono. Masih teringat bagaimana suasana pertunjukan mereka di Yogyakarta yang dulu tak punya banyak pilihan untuk pertunjukan musik. Kerasnya volume suara yang memekakkan telinga membuat telinga berdengung ketika keluar dari tempat pertunjukan. Bagaimana mereka yang saat itu masih berusia belasan tahun sudah menjadi musisi yang luar biasa dan bagaimana saat lagu terakhir selesai dibawakan kemudian Trie Utami memeluk Indra Lesmana semuanya tak pernah hilang dari ingatan saya. Continue reading

Krakatau Reunion Prambanan Jazz– Kesempurnaan Sebuah Reuni

Pertunjukan Krakatau Reunion di pagelaran Prambanan Jazz 2016 adalah sebuah pertunjukan reuni sempurna sebuah band yang sudah lama terpisah.

Dibanding penampilan mereka pada Economic Jazz Live (EJL) XXI 10 Oktober 2015, penampilan kali ini jelas lebih greget karena seluruh personil berjumlah enam orang yang berjaya dengan Krakatau hadir di panggung yang besar di ruang terbuka beratapkan langit dengan hiasan belakang Candi Prambanan yang nyata.

Continue reading

Krakatau Reunion Economic Jazz Live XXI – Mesin Waktu Yang Berulang

Menyaksikan dan menikmati pertunjukan Krakatau Reunion di pagelaran Economic Jazz Live (EJL) XXI seperti menyaksikan pertunjukan sebuah band lewat sebuah mesin waktu yang berulang.

Krakatau, band bergenre fusion jazz yang merajai panggung dan industri musik Indonesia di era 1980-an, pada pagelaran yang digelar tanggal 10 Oktober 2015 lalu di gedung Grand Pacific menampilkan permainan yang tak jauh berubah dari apa yang dulu mereka tampilkan di tahun 1987 di Sport Hall Kridosono. Kalau pun ada yang beda itu terletak pada musik mereka yang mengandung unsur kekinian sebagai bukti bahwa mereka bermain musik dengan lentur. Continue reading

Pongki Barata – Pongki Meets The Stars

Pongki Barata - 2014 Pongki Meets The Stars wmMenginterpretasi ulang karya-karya lama yang sudah populer menjadi satu album kompilasi dengan artis-artis yang berbeda dari sebelumnya bukanlah barang baru. Di tahun 2003, Sony Music Indonesia merilis Tribute To Ian Antono, sebuah album yang berisi karya-karya ciptaan Ian Antono sang gitaris God Bless dan Gong 2000 yang dinyanyikan para musisi yang bernaung di bawah label perusahaan rekaman tersebut.

Di tahun 2004, label tersebut merilis Salute To Koes Plus/Bers yang berisi lagu-lagu legendaris Koes Plus dan atau Koes Bers di bawah komando Erwin Gutawa yang memang sejak kecil sudah mengagumi kelompok band bersaudara tersebut. Musisi yang terlibat di album itu juga mereka yang bernaung di label tersebut. Continue reading

Krakatau – Reunion Show Java Jazz Festival

Krakatau, group band jazz favorit saya, group yang membuat saya bisa mendengarkan musik bergenre jazz, tampil di Java Jazz 2014 dalam format Krakatau Reunion. Mereka tampil di Clear-Hall D2 yang merupakan venue terbesar dan paling ekslusif di gelaran Java Jazz 2014 kali ini. Berita ini menyenangkan tapi di lain sisi juga menyesakkan saya karena saya tak bisa menyaksikan mereka secara langsung.

Anyway, saya tetap ingin tau tentang penampilan mereka dan saya berusaha menghubungi personil Krakatau yang buat saya adalah Donny Suhendra (gitar), Dwiki Dharmawan (keyboard), Gilang Ramadhan (drum), Indra Lesmana (keyboard), Pra B Dharma (bass) dan Trie Utami (vocal). Saya ingin tau bagaimana komentar mereka tentang acara itu. Inilah cuplikan obrolan saya dengan Gilang via telepon pintar. Continue reading