Tentang Hak Cipta

Beberapa saat yang lalu, Doadibadai Hollo atau lebih dikenal dengan Badai berbicara tentang UU Hak Cipta atau Intellectual Property Rights di media sosial Instagram. Yang menjadi poin adalah betapa miskinnya orang akan penghargaan hak cipta. Pelanggaran hak cipta terjadi entah karena ketidaktahuan, ketidakmautahuan atau kenaifan. Badai sedang membahas tentang hak cipta di lingkungan musik atau lagu walaupun sebenarnya pelanggaran hak cipta ini bisa juga terjadi pada bentuk karya lain seperti tulisan atau foto. Continue reading

Di Balik Panggung Jikustik Reunian

Waktu beranjak mendekati pukul 23.00. Beberapa orang yang bertugas di FOH (Front of House) pada pagelaran Jikustik Reunian di Grand Pacific Hall, Yogyakarta masih serius menjalankan tugasnya mengatur agar gelaran ini sesuai naskah yang direncanakan dan tetap berjalan baik dan sempurna. Masing-masing masih berada di peralatan kendali tata suara dan segala hal yang mendukung kesempurnaan acara ini. Continue reading

Jikustik Reunian – Sebuah Reuni Sesungguhnya

Grand Pacific Hall, Yogyakarta, 29 Maret 2019.

Sepuluh menit setelah pembawa acara Anang Batas dan Awang Adjiewasita membuka dan mengawali acara malam itu dengan introduksi berupa biografi singkat group yang menjadi bintang malam itu dengan canda dan plesetan yang sangat akrab dengan Yogyakarta, waktu beranjak ke sepuluh menit menuju pukul sembilan malam. Suasana gedung yang gelap gulita disertai suara-suara personil Jikustik formasi awal memasuki dunia industri musik Indonesia terputar. Suara Adhi Nurdin (Dadik), Adhitya Bagaskara (Adhit), Aji Mirza Hakim (Icha), Carolus Liberianto (Carlo) dan Pongki Barata (Pongki) terdengar memberikan pendapat tentang lagu “Maaf” disertai tulisan yang terpampang pada putaran rekaman video. Continue reading

Prambanan Jazz 2018

“Pengalaman adalah guru terbaik.”

Pepatah ini menjadi pegangan bagi Rajawali Indonesia Communication (RIC) yang menyelenggarakan acara Prambanan Jazz untuk keempat kalinya di tahun 2018 ini. Setelah penyelenggaraan pertama dan kedua yang meninggalkan banyak kritikan dan pekerjaan rumah serta penyelenggaraan ketiga tahun lalu yang memunculkan “drama Korea” yang menghabiskan tenaga pikiran, tahun ini Prambanan Jazz jauh lebih tertata dan jauh lebih bagus serta memuaskan baik bagi penonton, penampil maupun penyelenggara. Continue reading

Konser Sepenuh Cinta – Cinta Pada Siapa Saja

Yogyakarta. Banyak yang menyebutnya Indonesia Mini karena di kota ini terdapat jutaan orang yang berasal dari seluruh pelosok negeri ini termasuk orang-orang usia produktif dari pelajar sampai pasangan keluarga yang merupakan pasar dunia musik. Tak heran di kota ini sering terlaksana pertunjukan musik. Banyak musisi berpendapat Yogyakarta adalah salah satu kota tolok ukur keberhasilan bermusik. Di kota ini, apresiasi selalu ditunjukkan para orang muda. Continue reading

Jikustik – Tuhan Itu Ada

Dalam sebuah kesempatan manggung, Ariel (Noah) mengatakan beberapa Sahabat Noah menanyakan mengapa Noah tidak atau belum merilis album religi. Dijawab oleh Ariel bahwa lagu bersifat universal. Tergantung bagaimana kita menginterpretasikan lagu tersebut. Lagu yang liriknya biasa dan dianggap lagu cinta pun bisa saja diterjemahkan sebagai lagu religi. Continue reading

21 Tahun Jikustik

images-1

Tak perlu menilik masa lalu
Yang sudah terjadi, terjadilah
Waktu tak mungkin kau kalahkan
Hanya untuk sebuah kenangan

Pasangan hidup t’lah kau temukan
Do’a mu t’lah diberi jawaban
Hidupmu jangan kau pertaruhkan
Hanya demi mengulang kenangan

Jangan pernah merasa hidup ini tak adil
Kau tak akan bisa mendapatkan semua
Aku akan lanjutkan
Langkah yang sempat tertahan
Pulanglah padanya kedalam pelukannya

Selamat hari jadi ke-21, band idola
Terus berjalan menatap ke depan, selalu ada kesempatan melangkah dan menebar cinta sampai samudra mengering….