Prambanan Jazz 2018

“Pengalaman adalah guru terbaik.”

Pepatah ini menjadi pegangan bagi Rajawali Indonesia Communication (RIC) yang menyelenggarakan acara Prambanan Jazz untuk keempat kalinya di tahun 2018 ini. Setelah penyelenggaraan pertama dan kedua yang meninggalkan banyak kritikan dan pekerjaan rumah serta penyelenggaraan ketiga tahun lalu yang memunculkan “drama Korea” yang menghabiskan tenaga pikiran, tahun ini Prambanan Jazz jauh lebih tertata dan jauh lebih bagus serta memuaskan baik bagi penonton, penampil maupun penyelenggara. Continue reading

Antara Vina Panduwinata, Trie Utami & Ruth Sahanaya

 

Ketiganya adalah penyanyi favorit saya. Ketiganya adalah penyanyi yang membentang waktu panjang dalam berkarya. Ketiganya adalah penyanyi yang konsisten dengan karirnya. Lalu apa yang hendak dibicarakan? Tulisan ini hendak menjabarkan karya-karya mereka dan semoga bisa memberikan masukan yang lebih produktif.

Urutan nama pada judul di atas dibuat lebih karena mencari rima yang nyaman dibaca. Tak ada alasan lain karena ketiganya memulai karirnya dalam waktu yang hampir bersamaan, era 80-an. Lagu-lagu yang disebutkan dalam tulisan ini hanyalah contoh karena tidak mungkin menuliskan semua lagu yang populer karena keterbatasan ruang tulis.

Sekarang waktunya “menguliti” karya masing-masing. Continue reading

Seandainya Aku Bisa Terbang – The KadriJimmo

Tidaklah mudah menginterpretasi ulang sebuah lagu yang memiliki branding yang sangat kuat apalagi lagu yang dibawakan oleh penyanyi asli, baik penyanyi solo atau group, sangat melekat dan terus melahirkan fans baru bagi penyanyi aslinya itu. Lagu “Seandainya Aku Bisa Terbang” ciptaan Yovie Widianto yang pertama dinyanyikan oleh group yang dipimpinnya, Kahitna, sangatlah melekat di benak pendengar musik Indonesia. Lagu yang dirilis di tahun 1994 di album pertama Kahitna, Cerita Cinta, sampai saat ini masih dinyanyikan banyak orang. Saat Kahitna manggung, lagu ini termasuk yang ditunggu. Continue reading

Konser Sepenuh Cinta – Cinta Pada Siapa Saja

Yogyakarta. Banyak yang menyebutnya Indonesia Mini karena di kota ini terdapat jutaan orang yang berasal dari seluruh pelosok negeri ini termasuk orang-orang usia produktif dari pelajar sampai pasangan keluarga yang merupakan pasar dunia musik. Tak heran di kota ini sering terlaksana pertunjukan musik. Banyak musisi berpendapat Yogyakarta adalah salah satu kota tolok ukur keberhasilan bermusik. Di kota ini, apresiasi selalu ditunjukkan para orang muda. Continue reading

Merenda Kasih Supershow

Bagi sebuah group besar seperti Kahitna, memberi judul pertunjukan dengan mengambil judul karya yang dihasilkannya bukanlah hal yang sulit.

Di tahun ini, Kahitna mempertunjukkan konser yang diberi judul Merenda Kasih yang dimulai di kota Surabaya dan berlanjut di kota Solo beberapa hari yang lalu. Entah kota mana lagi yang akan disinggahi Kahitna untuk menggelar konser yang judulnya diambil dari karya yang ada di album mereka, album II (Cantik) tahun 1996. Continue reading

Merenda Kasih

Dua tahun lalu (baru) mendapatkan CD album Kaulah Segalanya (1992) yang memperlengkap koleksi karya Ruth Sahanaya berbentuk kaset & CD (kecuali album Pop Amboina yang hanya ada dalam bentuk kaset).
Dari album inilah Ruth Sahanaya mendapat penghargaan di Finlandia lewat lagu Kaulah Segalanya.
Di album ini juga terdapat lagu Merenda Kasih ciptaan Yovie Widianto yang juga dimasukkan ke album Kahitna II (Cantik), 1996.
Merenda Kasih diciptakan saat Kahitna masih merupakan “cafe to cafe” band di Bandung dan frasa itu akhirnya menjadi tajuk konser Kahitna yang sudah mereka pertunjukkan di Surabaya beberapa saat lalu dan akan ditampilkan di Solo pada tanggal 14 April yang akan datang.
Siap merenda kasih? 😍😍😍

 

Interpretasi Ulang Merenda Kasih

Sebagian (atau banyak) orang lebih suka menyebut lagu yang dinyanyikan orang lain sebagai recycle. Saya lebih suka mengistilahkan interpretasi ulang. Lagu adalah karya seni dan seni bukanlah sampah yang didaur ulang. Interpretasi ulang lebih melibatkan bagaimana seseorang memahami atau menghayati sebuah karya. Continue reading

Kahitna – Rahasia Cinta: Eksistensi, Konsistensi, Adaptasi Cerita Cinta

Kahitna - 2016 Rahasia Cinta wmMembeli sebuah album musik ibarat membeli satu set pensil warna. Tak seluruh warna dalam satu set itu – misalnya berisi 12 warna – terpakai. Namun pemilik pensil warna bisa membuatnya menggunakan seluruh warna secara optimal. Demikian halnya dengan membeli album musik. Tidak semua lagu dalam sebuah album yang umumnya terdiri dari sembilan sampai dua belas atau kadang ada yang empat belas dinikmati dan diberi cap “suka”. Ada satu atau dua lagu yang tak disukai (belum tentu tidak bagus). Tapi, bisa jadi seluruh lagu disukai dan selalu didengarkan. Sama halnya dengan satu set pensil warna yang tergambarkan di atas. Continue reading

Yovie Widianto, An Irreplaceable Musician

Yovie for article crop res

Rabu, 30 Juli 2008. Hari itu merupakan kesempatan pertama saya bertemu dengan Yovie Widianto, seorang musisi Indonesia yang namanya besar karena karya-karyanya. Karya-karya lagunya yang kebanyakan bertema cinta.

Sudah lama saya menantikan kesempatan bertemu dengan musisi ini. Ketika itu, dia datang bersama groupnya Yovie & Nuno untuk sebuah acara di Yogyakarta. Saat itu, saya masih belum banyak tau tentang pertunjukan musik. Yang saya tau hanya mendengarkan musik tanpa menonton. Tapi, menemui Yovie sudah menjadi harapan saya sejak lama. Continue reading