Kikan – Tak Pernah Padam Untuk Musik Indonesia

Singo & Kikan 01Saya harus menunda waktu lima bulan sampai akhirnya bisa bertemu Kikan, mantan vokalis Cokelat. Di bulan Mei lalu, saya sudah menghubungi managernya menyatakan keinginan bertemu saat nama Kikan terpublikasi mengisi acara di Yogya. Namun, di menit-menit akhir ada perubahan keputusan dari stasiun televisi yang menggelar acara di Alun-alun Utara, Yogyakarta. Begitu bunyi SMS yang saya terima dari sang manager, Udzir.

Akhirnya, tepat di puncak perayaan Hari Olahraga Nasional (17 Oktober 2013) – di acara itu dia menyanyikan lagu Bendera yang mengerek nama Kikan bersama Cokelat – keinginan saya terpenuhi. Lewat Udzir yang menanggapi SMS saya dengan ramah meskipun belum kenal saya sebelumnya dan tanpa curiga, kami bertemu di hotel tempat mereka menginap. Mundur beberapa menit dari jadwal karena mereka saling menunggu untuk turun bersama sebagai satu tim, Udzir langsung bertanya apakah benar saya yang bernama Singo. Continue reading

Rumah Musik Indonesia Edisi Koes Plus

Glenn Fredly memang bukan penyanyi Indonesia sembarangan. Dia boleh dibilang penyanyi R & B terbaik Indonesia saat ini. Selain kualitas suara dan penampilan serta kharismanya, Glenn juga punya kepedulian terhadap musik Indonesia berkualitas. Kepedulian ini  ditunjukkan dengan sikapnya yang tak mau tampil di acara musik televisi yang melibatkan penonton bayaran untuk menjadi penggembira, bersorak-sorak di jam aktif sekolah atau kuliah. Glenn mengambil sikap pada acara musik yang hanya menampilkan lagu-lagu selera pasar yang dikendalikan oleh label rekaman. Kepedulian lain yang ditunjukkan Glenn adalah perhatiannya pada studio rekaman pertama milik negeri ini, Lokananta, di Solo. Kondisi Lokananta yang memprihatinkan mengoyak hatinya sampai ia mau dan dengan antusias melakukan rekaman di tempat itu. Rekaman album yang dia lakukan secara langsung (live). Continue reading