Prambanan Jazz 2018

“Pengalaman adalah guru terbaik.”

Pepatah ini menjadi pegangan bagi Rajawali Indonesia Communication (RIC) yang menyelenggarakan acara Prambanan Jazz untuk keempat kalinya di tahun 2018 ini. Setelah penyelenggaraan pertama dan kedua yang meninggalkan banyak kritikan dan pekerjaan rumah serta penyelenggaraan ketiga tahun lalu yang memunculkan “drama Korea” yang menghabiskan tenaga pikiran, tahun ini Prambanan Jazz jauh lebih tertata dan jauh lebih bagus serta memuaskan baik bagi penonton, penampil maupun penyelenggara. Continue reading

Konser Sepenuh Cinta – Cinta Pada Siapa Saja

Yogyakarta. Banyak yang menyebutnya Indonesia Mini karena di kota ini terdapat jutaan orang yang berasal dari seluruh pelosok negeri ini termasuk orang-orang usia produktif dari pelajar sampai pasangan keluarga yang merupakan pasar dunia musik. Tak heran di kota ini sering terlaksana pertunjukan musik. Banyak musisi berpendapat Yogyakarta adalah salah satu kota tolok ukur keberhasilan bermusik. Di kota ini, apresiasi selalu ditunjukkan para orang muda. Continue reading

Tulus – Monokrom

tulus-2016-monokrom-signed-wm

Dua album yang dihasilkan Tulus menjadikannya ikon baru dunia musik Indonesia. Sembilan belas lagu dari dua album ditambah satu lagu (Seribu Tahun Lamanya) di album kompilasi Pongki Meets The Stars (2014) membuatnya sejajar dengan nama-nama penyanyi solo yang sudah eksis.

Kini, Tulus menambah perbendaharaan karyanya dengan merilis album baru bertajuk Monokrom yang berisi sepuluh lagu, dirilis 3 Agustus 2016 yang lalu. Tulus memberi warna tambahan pada musik Indonesia. Tiga album yang dihasilkannya menandaskan penyanyi ini memiliki konsep, tak sekedar mengikuti arus yang ada. Continue reading

Tulus – Love, Peace & Music

Penampilan Tulus di Yogyakarta pada tanggal 8 Mei 2015 dengan tajuk Love, Peace & Music yang diadakan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma (USD) benar-benar menjadi sebuah pertunjukan cinta dan kedamaian yang terjadi karena kehadiran musik.

Pertunjukan Tulus dimulai lima menit sebelum pukul 21.00 dengan instrumentasi beberapa lagunya yang sudah hits – oleh band yang selalu mengiringinya – sampai tepat pukul 21.00 Tulus naik ke panggung dan menyanyikan lagu ‘Baru’ diiringi tepuk tangan dari penonton yang tak sudah tak sabar menunggunya beraksi di panggung yang menurut Tulus kurang dekat dengan tempat duduk penonton. Tulus memang penyanyi yang selalu ingin dekat dengan penontonnya agar mudah baginya berinteraksi. Continue reading

The Power of A Song

Angel res

Percaya pada kekuatan atau khasiat sebuah lagu? Boleh percaya boleh tidak. Tapi, sebuah lagu yang diciptakan dari sebuah kebenaran bisa menggugah, menginspirasi atau memotivasi orang untuk menjadi lebih baik.

Berapa orang yang persahabatannya menjadi lebih kental setelah mendengarkan ‘You’ve Got A Friend’ dari Carole King, ‘That’s What’s Friends Are For’ dari Dionne Warwick atau ‘You Needed Me’ dari Anne Murray? Dan, berapa orang mendapat pencerahan setelah mendengarkan lagu ‘You Raise Me Up’ milik Josh Groban?

Tulus atau Muhammad Tulus, penyanyi yang mendapat penghargaan sebagai Artist Of The Year 2014 dari HAI Magazine dan album keduanya – Gajah – dinobatkan sebagai Album Terbaik 2014 oleh majalah Rolling Stone Indonesia, bisa dikatakan telah mengubah jalan pikiran beberapa orang setelah mendengar lagunya berjudul ‘Gajah’. Continue reading

Konser Gajah Tulus – Rumah Tulus Sebenarnya

Ini Konser. Konser Gajah Tulus. Bukan pertunjukan alias show.

Apa bedanya? Tulus adalah tuan rumah pada pertunjukan yang tidak sekedar pertunjukan biasa. Dalam pertunjukan yang biasa atau sering terlaksana, Tulus menjadi bagian dari pertunjukan itu. Bisa saja ia hanya sebagai pelengkap dari pertunjukan yang diisi beberapa musisi, group atau penyanyi solo tapi bisa juga ia menjadi bintang. Continue reading

Ari Aru – The Man Behind The Stars

Singo & Ari Aru

Bagi banyak pendengar musik, seorang penyanyi solo atau band adalah toko sentral dari sebuah produk yang bernama lagu atau musik. Padahal, di balik mereka kadang ada seseorang yang juga punya peran tak kecil. Orang menyebutnya orang di balik layar. Orang di balik layar ini bisa saja produser, manager atau yang lain.

Group Project Pop yang terkenal dengan lagu berlirik jenaka adalah sebuah group yang tidak hanya berisi enam orang yang bernyanyi bersama. Di belakang mereka ada band yang mengiringi mereka bernyanyi. Salah satu dari anggota band mereka adalah Ari Aru, nama beken dari Ari Renaldi. Ari Aru adalah drummer. Continue reading

Jatuh Hati – Raisa

Raisa. Lengkapnya Raisa Andriana. Vokalis wanita Indonesia yang saat ini banyak dibicarakan. Dia tak hanya punya modal wajah, tapi juga modal suara. Kemunculannya di dunia musik Industri Indonesia memang bagai oase di tengah keringnya vokalis wanita yang tenggelam karena tren boy band dan girl band yang hanya bermodalkan tampang tapi jangan ditanya kualitas suara.

Lewat album Raisa di tahun 2011 yang sukses, karir Raisa mulai menanjak. Tawaran manggung mulai berdatangan. Di tengah kesibukannya yang meningkat, dia tetap bertanggung jawab berkarya. Selang dua tahun, Raisa merilis album Heart To Heart yang makin menancapkan namanya. Continue reading

Pongki Barata – Pongki Meets The Stars

Pongki Barata - 2014 Pongki Meets The Stars wmMenginterpretasi ulang karya-karya lama yang sudah populer menjadi satu album kompilasi dengan artis-artis yang berbeda dari sebelumnya bukanlah barang baru. Di tahun 2003, Sony Music Indonesia merilis Tribute To Ian Antono, sebuah album yang berisi karya-karya ciptaan Ian Antono sang gitaris God Bless dan Gong 2000 yang dinyanyikan para musisi yang bernaung di bawah label perusahaan rekaman tersebut.

Di tahun 2004, label tersebut merilis Salute To Koes Plus/Bers yang berisi lagu-lagu legendaris Koes Plus dan atau Koes Bers di bawah komando Erwin Gutawa yang memang sejak kecil sudah mengagumi kelompok band bersaudara tersebut. Musisi yang terlibat di album itu juga mereka yang bernaung di label tersebut. Continue reading

Tulus – Gajah

Tulus - 2014 Gajah wmKesuksesan yang diraih Tulus di album pertama yang merupakan album self-titled dua tahun lalu nampaknya akan berlanjut di album keduanya, Gajah, yang dirilis 20 Pebuari 2014. Lewat judul album yang merupakan panggilannya ketika kecil, Tulus ingin semakin dekat dengan pendengarnya lewat cara menyuguhkan cerita yang personal. Sebagaimana di album pertamanya yang bertema cinta dan liriknya berupa essay, di album ini Tulus masih melakukan hal yang sama dengan menggunakan kiasan pada beberapa judul lagunya. Continue reading